Insiden ini terjadi di rumah dinas yang berada pada Komplek Polri, Duren Tiga, Jakarta Selatan dimana rumah dinas bekas Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri Irjen Ferdy Sambo.
Menurut penyelidikan oleh polri, Yosua tewas dalam peristiwa adu tembak dengan Bharada Riichard Eliezer. Peristiwa ini timbul karena Brigadir J telah melakukan pelecehan terhadap istri Sambo, Putri Candrawathi.
Beberapa bukti seperti rekaman CCTV yang dijadikan bukti kunci kasus pembunuhan Brigadir J diungkap oleh Aditya Cahya pada siding kasus obstruction of justice bersama kedua terdakwa, Hendra Kurniawan dan Agus Nurpatria.
Aditya, anggota Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri menjelaskan bahwa hardisk di sita dari anak buah Ferdy Sambo.
Baiquni Wibowo. Yang mana didalam hardisk tersebut ada sejumlah video rekaman CCTV yang memantau ke rumah dinas Ferdy Sambo.
“Dari hardisk eksternal kami mampu dapatkan potongan video CCTV dengan durasi waktu kurang lebih 2 jam.
Sejak pukul 16.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB. Tanggal 8 Juli 2022 dengan kamera mengarah ke rumah Pak Ferdy Sambo,” kata Aditya di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (27/10/2022).
Aditya menjabarkan seluruh isi dari video rekaman CCTV tersebut. Dalam video terlihat ketika Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi tiba di lokasi. Terlihat juga Brigadir J masih ada ketika Ferdy Sambo datang.
Hasil rekaman CCTV tersebut menjadi bukti kunci kasus pembunuha Brigadir J. Dimana, pada scenario awal yang dibuat, Ferdy Sambo mengkonfirmasi tidak berada di lokasi ketika Yosua saling adu tembak dengan Bharada E.
Baca Juga: Masyarakat Aceh Diajak Hindari Fitnah Terhadap Anies Baswedan
Ketika persidangan, Jaksa Penuntu Umum sempat menanyakan ada tidaknya rekaman Brigadir J ketika dibunuh.
Lalu dijawab dengan lantang oleh Aditya yang mana tidak terdapat rakaman CCTV ketika peristiwa pembunuhan berlangsung, video rekaman hanya memperlihatkan kedatangan Ferdy Sambo dan memperlihatkan Brigadir J masih hidup.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
AS Serang 140 Titik di Iran, Teheran Balas Serang 5 'Negara Pendukung' AS
-
Tragedi Maut Pantura Indramayu: Kecelakaan Beruntun di Lohbener, 10 Orang Meninggal Dunia
-
Gunung Karangetang Erupsi, Lontarkan Material Bikin Langit Siau Membara
-
Perang Terbuka AS-Iran! Selat Hormuz Resmi Ditutup, Harga Minyak Dunia Terancam Meroket
-
Tragedi Pantura Indramayu, Korban Tewas Kecelakaan Beruntun Bertambah Jadi 10 Orang
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
Pikap Warkidi Dihantam Truk di Pantura Indramayu: 3 Penumpang Tewas, Belasan Orang Luka-Luka
-
Memilih Pembalut yang Lebih Ramah Lingkungan, Ini yang Perlu Diketahui Perempuan
-
Dominasi Jawa Barat, Persib Bandung dan Goal Aksis Cimahi Juara HLS All-Stars 2026
-
Di Balik Sorot Lampu Stadion: Jayden Adams dan Bukti Bahwa Pesepak Bola Juga Manusia Biasa