Setelah keluar dari gedung Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Direktorat Jenderal Polda Jatim, dia tidak mengucapkan sepatah kata pun. Dia meninggalkan gedung sekitar pukul 17.25 Wib.
Dia memeriksa selama sekitar lima jam. Ini adalah ketiga kalinya dia diperiksa sebagai saksi. Kali ini, dia melakukan penelitian dengan 13 orang lagi. Dalam penelitian ini, peneliti tidak banyak bertanya. Hanya sekitar 30 pertanyaan.
"Pemeriksaan kali ini, hanya mendalami pemeriksaan sebelumnya. Yakni berkaitan dengan tugas dari PT LIB," kata Rochmad Amrullah, penasihat hukum Sudjarno saat ditemui awak media, usai menemani pemeriksaan kliennya, Kamis (27/10/2022).
Ia menegaskan jika, PT LIB sudah melaksanakan tugas yang telah ditetapkan. Panitia pelaksana (Panpel) Arema Fc juga sudah melaksanakan tugasnya. "Tadi ditanyakan terkait keamanan, juga infrastruktur. Semuanya sudah kita persiapkan dan sudah kita lakukan," tambahnya.
Menurutnya, jika terjadi kerusuhan atau kejadian lainnya, itu diluar kapasitas PT LIB. "Kami sudah persiapkan semuanya. Tapi, jika terjadi kejadian yang tak terduga, itu di luar keinginan dari PT LIB ataupun Panpel. Siapa sih yang ingin ada kerusuhan?," ucapnya.
Terkait jam pertandingan Arema Fc vs Persebaya kemarin, memang ada usulan jika pertandingan dilakukan 15.30 Wib. Setelah berkoordinasi dengan tim broadchast, mereka akhirnya mengusulkan untuk pertandingan tetap dilaksanakan pukul 20.00 Wib. "Itu hanya saran," tegasnya.
Pun mereka meminta agar Panpel Arema Fc berkoordinasi dengan pihak kepolisian (Polres Malang Kabupaten). Ternyata kepolisian memberikan rekomendasi. Termasuk rekomendasi dari Polda Jatim. "Artinya panpel itu tidak akan jalan tanpa ada rekomendasi dari pihak kepolisian," tambahnya.
Juga termasuk verifikasi stadion Kanjuruhan Malang. Sudah pernah dilakukan oleh PT LIB di 2020. Tahun depannya, giliran PSSI yang melakukan tindakan yang sama. Bahkan, di stadion itu juga pernah deselenggarakan pertandingan piala Menpora dan Piala Presiden. Tidak pernah terjadi apapun.
"Kalau memang ada masalah dengan stadion, mungkin saat itu stadionnya rubuh atau kejadian apa gitu. Jadi, secara materiil, stadion itu masih layak. Karena memang tidak pernah ada kejadian apapun," bebernya.
Baca Juga: Punya Masalah Dengan Rumput Liar? Memelihara Marmut Solusinya
Sementara itu, Presiden Arema Fc Gilang Widya Pramana baru menyelesaikan pemeriksaannya sekitar pukul 18.48 Wib. Sebelum keluar gedung Ditreskrimum, pria yang akrab disapa Juragan 99 itu, sempat berdiri lama di lobi gedung. Ia menyandarkan kepalanya ke tembok sambil melihat langit-langit bangunan.
Entah apa yang sedang dipikirkannya. Ketika mobil Alphard hitam yang ditungganginya sampai di depan gedung tempat ia diperiksa barulah ia keluar. Ia didampingi manajer Arema Fc Ali Fikri. Juga beberapa orang lainnya.
"Intinya hari ini saya dimintai tambahan keterangan," katanya saat ditemui awak media di luar gedung Ditreskrimum Polda Jatim. Ia juga menceritakan posisinya di Arema Fc. Di klub tersebut, ia hanya sponsor dan investor.
Bahkan, ia mengakui jika tiadak ada dana yang masuk ke kantongnya selama di klub berjuluk Singo Edan itu. "Kalau urusan manajerial, silahkan ke owner dan direksi," ucapnya singkat sambil berjalan masuk ke mobilnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
- 7 Sabun Cuci Muka dengan Kolagen untuk Kencangkan Wajah, Bikin Kulit Kenyal dan Glowing
- Oki Setiana Dewi Jadi Kunci Kasus Pelecehan Syekh Ahmad Al Misry Terbongkar Lagi, Ini Perannya
- 6 HP Realme Kamera Bagus dan RAM Besar, Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan
- Cushion Apa yang Tahan 12 Jam Tanpa Luntur? Ini 4 Pilihan Terbaiknya
Pilihan
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
-
Siti Nurhaliza Alami Kecelakaan Beruntun di Jalan Tol
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
Terkini
-
Langit RI Bocor? Menelusuri Celah Hukum Akses Pesawat Militer AS
-
Jangan Asal Nyaman, Ini 7 Sepatu Lari yang Direkomendasikan untuk Cegah Cedera
-
Tabungan Pesirah BSB: Ketika Nilai Simpanan Bertemu Peluang Raih Mobil dan Kemudahan Transaksi
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Helikopter PK-CFX Hilang Kontak hingga Ditemukan Jatuh di Sekadau, Ini 11 Jam Krusialnya
-
Kawal Agenda Ekonomi Kerakyatan, Kang Hero Dianugerahi KWP Award 2026
-
Arsenal di Ujung Tanduk, Aaron Ramsey: Menang Lawan Manchester City Harga Mati!
-
Kali Kedua ke Tanah Air, Aaron Ramsey Takjub dengan Gairah Sepak Bola Indonesia
-
Jangan Cuma Jago Kandang, Pramono Anung Tantang BUMD DKI Ekspansi ke Pasar Global
-
Perjuangkan Kesetaraan di Senayan, Ledia Hanifa Amaliah Digelari Legislator Peduli Disabilitas