Berawal dari tawaran kerja dari teman sekampung, malah mendapatkan rasa trauma untuk hidupya.
Bertempat tinggal di Cianjur, Jawa Barat, Riski ditawari oleh salah satu teman kampong untuk bekerja sebagai Pekerja Rumah Tangga (PRT) di Jakarta.
Tertarik dengan tawaran temannya, Riski kemudian berangkat ke Jakarta bersama ibu temannya untuk diantarkan kepada Silvi, perempuan yang disebut sebagi penyalur PRT.
Tibanya di Jakarta, Riski ditempatkan pada sebuah rumah agen penyalur. Ia diminta untuk tinggal disana sementar waktu. Kejanggalan sudah terlihat dari sini, saudara Riski, Ceceng mengatakan bahwa rumah tersebut tidak terlihat seperti rumah agen penyalur.
“Ini sepertinya bukan rumah agen penyalur, tetapi belum tahu juga. Saya pernah video call bersama ibu Silvi terlihat rumahan biasa,” ucap Ceceng menjelaskan dalam sebuah konferensi pers hari Rabu (26/10/2022).
Setelah beristitahat sejenak, Silvi mengantarkan Riski untuk menemui calon majikan barunya. Diketahui, majikan Riski bernama Riki dan istrinya bernama Ajeng Adelia.
Menurut keterangan dari Ceceng, saudarinya Riski tidak diantarkan langsung ke kediaman calon majikan barunya, melainkan dipertemukan di jalan.
Riski menjalani pekerjaan sebagi PRT selama satu hingga dua bulan di kediaman Ajeng dan Riki. Sebelumnya, tidak terlihat perlakuan yang aneh dari kedua majikan Riski pada saat itu.
Setelah dua bulan berikutnya, Riski mengalami perlakuan yang kurang menyenangkan dari majikannya. Ia pernah diminta untuk mengejar anak majikannya yang tengah berlari. Bukan dengan ucapan, melainkan diperintah dengan tendangan.
Baca Juga: Melihat Keindahan Festival Galundi Singkarak dari Ketinggian
Tendangan tersebut menyebabkan kaki Riski mengalami sakit hingga berjalan pincang sampai saat ini. Tidak hanya sekali dua kali, namun dilakukan berkali-kali. Bahkan Riski juga dipotong rambut sampai habis oleh majikannya.
“Rambut juga dihabiskan,” kata Ceceng.
Menurut Ceceng, perlakuan ini dilakukan ketika majikannya merasa pekerjaan Riski kurang bagus. Tidak hanya bagian kaki, pemukulan juga kerap dirasakan Riski pada area telinga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Hanya Mengaku Mencubit, ASN BPK Tersangka Penganiaya ART Tak Berkutik Saat Ditahan Polres Bogor
-
OJK Ungkap Kejahatan di BPR Panca Dana: Kredit Fiktif dan Pencairan Deposito Nasabah
-
Momen Bukber Langka di Rutan Serang, Ratusan Tahanan Nikmati Waktu Bersama Keluarga Tercinta
-
7 Masjid di Lampung yang Menyediakan Takjil & Buka Puasa Gratis Setiap Hari Selama Ramadan
-
Polda Banten Luruskan Status Tukang Ojek di Pandeglang: Belum Tersangka, Masih Penyelidikan
-
Tersangka AF Lawan Arus di Cibinong Hingga Menelan Korban Jiwa, Hasil Tes Urine Dinanti
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 24 Februari 2026: Catat Waktu Sahur, Subuh & Buka Puasa
-
Diduga Lakukan Penipuan Kripto, Bisnis AMG Pantheon Ditutup Paksa
-
Waktu Imsak Bandar Lampung 24 Februari 2026 Hari Ini, Lengkap Jadwal Subuh dan Niat Puasa
-
KPK Periksa 3 Orang Terkait Korupsi Pembangunan Flyover SKA Pekanbaru, Siapa?