Seperti keterangan yang diberikan oleh Kasi Intel Kejari Serang Kota, yang mana juga merangkap sebagai juru bicara Kejari Serang Kota, Rezkinil Jusar menjelaskan bahwa selebriti ini di jatuhi beberapa pasal yang mengaitkannya dengan kasus yang tengah dijalani Nikita Mirzani.
Dimana pasal-pasal tersebut telah diatur dalam UU ITE dan KUHP.
Beberapa pasal yang dituduhkan kepada Nikita antara lain Pasal 27 Ayat 3 juncto Pasal 45 Ayat 3 atau pada Pasal 36 juncto Pasal 51 Ayat 2 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016, yang menjelaskan tentang perubahan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 membahas tentang Infromasi dan Transaksi Elektronik serta atau pasal 311 Ayat 1 KUHP.
Pada awalnya, artis kondang ini telah ditahan oleh Kejaksaan Negeri atau Kejari Serang Kota ketika melakukan peimpahan tahap II yaitu bekas dan tersangka pada hari Selasa (25/10/2022).
Nikita Mirzani yang dimasukkan ke dalam ruang tahanan sontak meluapkan emosinya dengan berteriak. Alasan dari teriakan ini tidak lain adalah Nikita tidak terima apabila harus ditahan.
Nikita tidak bisa berbuat apa-apa dan tetap ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Serang Kota untuk sementar waktu. Waktu yang ditentukan 20 hari ke depan.
Tindakan penahanan oleh saudari Nikita Mirzani mendapat sorotan dari berbagai pihak. Salah satunya Prof Henri Subiakto seorang guru besar Universitas Airlangga, Surabaya.
Guru besar mengungkapkan bahwa pelanggaran yang dilakukan Nikita Mirzani yang didasari dengan Pasal 27 Ayat 3 UU ITE tidak dapat ditahan.
Pengacara populer Hotman Paris juga bertanya-tanya tentang pasal apa saja yang digunakan untuk menahan Nikita yang menyebabkan penahanan terjadi.
Baca Juga: Bunga Bangkai Berukuran Besar Ditemukan Warga Padalarang Bandung Barat
Menurut Bang Hotman Paris, Pasal 27 Ayat 3 UU ITE menyebutkan hukuman 4 tahun penjara. Berbeda dengan ancaman 5 tahun tidak diizinkan untuk ditahan.
“saya ingin menanyakan kepada Kejaksaan Negeri, apakah ada pasal lain selain Pasal 27 Ayat 3 yang dijatuhkan kepada Nikita,” ucap Hotman Paris.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Petugas PPSU di Pejaten Barat Tewas Ditabrak Mobil Saat Sedang Menyapu
-
Aksi Kamisan ke-904, Sumarsih: Perjuangan Ini Lahir dari Cinta
-
Hasil Piala AFF U-17 2026: Tumbang dari Malaysia, Timnas Indonesia Wajib Kalahkan Vietnam
-
Dituntut 11 Tahun, Mantan Kepala Bank di BSD Hanya Divonis 1 Tahun Penjara
-
Bukan Sekadar Pajangan, Andre Rosiade Dedikasikan Penghargaan KWP Awards 2026 untuk Rakyat Sumbar
-
Segera Tayang di Indonesia, 5 Alasan Film Horor Korea Salmokji Layak Dinantikan
-
Warga Karawang dan Bandung Dominasi Pelamar di Nyari Gawe, Ini Sebarannya!
-
Langgar Aturan BPOM? Penggunaan Visual Bayi di Pionir AMDK Menuai Polemik
-
Kontradiksi Efisiensi Pemerintah saat Ekonomi Lagi Susah
-
Misteri Kerangka Manusia Nyangkut di Sampah Citarum, Ciri Kawat Jadi Kunci