Skuad Persis Women terus melakukan persiapan yang matang jelang lawatannya ke Surabaya. Pasukan Sambernyawa tersebut akan melawan calon pesaing mereka di Liga 1 putri yakni Persebaya Putri.
Pertandingan keduanya akan berlangsung di Lapangan Thor, Surabaya pada Rabu (2/11/2022).
Berbagai persiapanpun telah dilakukan Srikandi Sambenyawa tersebut.
Pelatih Persis Women Alief mengakui anak asuhnya sudah sangat siap untuk menghadi Persebaya Putri nanti.
Ia mengatakan, persiapan akhirnya hanya tinggal memantau sesi latihan terakhir untuk memastikan daftar pemain yang akan dibawa menuju Surabaya.
“Semua persiapan telah kita lakukan, para pemain sudah sangat siap untuk menghadapi pertandingan pada esok hari," kata Alief dikutip laman resmi klub, Rabu (2/11/2022).
Alief juga mengatakan bahwa daftar skuad pemainnya akan ditentukan pada sesi latihan nanti melihat kondisi fisik, taktik, dan mental.
"Hanya tinggal menanti sesi latihan terakhir untuk menentukan daftar pemain yang benar-benar siap 100% baik dari teknis, fisik, taktik maupun mental,” ujarnya.
Alief juga mengungkapkan dirinya telah melakukan beberapa evaluasi terhadap titik yang menjadi kelemahan Persis Women dalam laga uji coba mauun internal game.
Baca Juga: Pep Guardiola Ungkap Haaland Siap Bermain Lawan Fullham
“Secara strategi mungkin ada beberapa hal yang menjadi fokus dari tim, serta melakukan koreksi terhadap titik lemah tim berdasarkan pertandingan uji coba terakhir baik dengan tim lain ataupun saat internal game," ucapnya.
Melalui ujicoba ini ia juga ingin melihat bagaimana perkembangan para penggawa miliknya, terutama ketika menghadapi tim yang juga rutin berlatih dan dipersiapkan secara matang.
"Uji coba ini juga akan menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan anak-anak selama ini, karena lawan yang akan dihadapi juga melakukan latihan yang rutin dan konsisten," katanya.
Seluruh penggawa tidak akan dibawa untuk bergabung bersama tim menuju Surabaya. Beberapa pemain yang sedang dalam kondisi pemulihan tidak akan diikutsertakan. Selain itu, hal ini juga ia maksudkan untuk menciptakan suasana kompetitif di dalam tubuh tim,
“Memang kita sengaja untuk tidak membawa seluruh pemain, ini dengan maksud menciptakan situasi yang kompetitif di dalam tubuh tim. Pemain harus bersaing dan berjuang keras untuk mengamankan posisi mereka,” tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 5 Kejanggalan Video Benjamin Netanyahu Terbaru, PM Israel Beneran Tewas?
Pilihan
-
Volume Kendaraan Masuk-Keluar DIY via Prambanan Seimbang, Arus Lalu Lintas Masih Ramai Lancar
-
Iran Umumkan Kabar Duka! Ali Larijani dan Gholamreza Soleimani Tewas sebagai Martir
-
Trump Ditinggal Tangan Kanan, Direktur Kontraterorisme AS Joe Kent Mundur
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Rudal Iran Hantam Jantung Israel Malam Ini, Saksi Mata: Bumi Bergetar seperti Gempa
Terkini
-
Tak Merasa Bersalah dengan Selebrasi Provokatif, Vinicius Junior: Dulu Mereka Tertawakan Saya
-
Profl Lengkap Ali Larijani: Akademisi, Jenderal, Negosiator Nuklir, dan Penjaga Revolusi Iran
-
6 Aktor Kulit Hitam Peraih Oscar Best Actor, Terbaru Ada Michael B. Jordan
-
Di Antara Cemas dan Lelah, Senja Pantai Midodaren Tulungagung Berhasil Mengubah Segalanya
-
Limbangan-Malangbong Padat: Ribuan Pemudik Terjebak Macet, Jalur Tikus Jadi Pilihan Terakhir
-
Sadio Mane Sindir CAF! Pemain Senegal Ngamuk Setelah Gelar Piala Afrika 2025 Dicabut
-
Presiden Anti-Pesimis: Optimisme atau Sekadar Anti-Kritik?
-
Deretan Fakta Menarik Jelang Potensi Duel Timnas Indonesia Vs Bulgaria di Final FIFA Series 2026
-
H-3 Idul Fitri, 40 Ribu Penumpang Tinggalkan Jakarta Lewat Pasar Senen dan Gambir
-
Cerita dari Panti Jompo Mandalika, Para Lansia Berlebaran Tanpa Keluarga