Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya Anas Karno, Surabaya, Senin, mengatakan penambahan untuk memperkuat armada Dinas Pemadam Kebakaran (PMK) Surabaya tersebut berupa satu unit heavy foam truck dan satu unit mobil SCBA (Self Contained Breathing Apparatus).
“Heavy foam truck merupakan mobil damkar dengan spesifikasi khusus. Yaitu memadamkan api yang membakar bahan-bahan mengandung minyak, yang sulit dipadamkan menggunakan air’ ucap dia.
Lebih lanjut Anas mengatakan, heavy foam truck ini sangat berguna untuk mengatasi kebakaran seperti halnya di tempat produksi cat, tinner, atau tempat-tempat penyimpan zat kimia lainnya.
Kemudian kebakaran POM bensin, mobil tangki minyak atau kebakaran mobil.
“Ini sangat berbahaya jika tidak segera dipadamkan apinya, apalagi kalau lokasinya berada dipermukiman’ kata dia.
Sedangkan mobil SCBA yang berfungsi sebagai tempat pengisian tabung pernapasan bagi petugas damkar, ketika masuk gedung untuk operasi pemadaman api. Ataupun upaya penyelamatan korban yang terjebak di gedung yang terbakar.
"Menurut pihak Dinas PMK, setiap tabung hanya berkapasitas 15 menit pakai. Namun, selama ini mereka menggunakan alat yang dimodifikasi sendiri, sehingga pengisian tabung tidak maksimal’ ucap dia.
Anas menambahkan, alat modifikasi yang digunakan selama ini hanya mampu untuk mengisi satu tabung. Sedangkan jika menggunakan mobil SCBA dapat 10 tabung sekali isi.
Anas menyampaikan, penambahan sarana prasarana tersebut nilainya sekitar Rp33,5 miliar yang dianggarkan melalui Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Surabaya 2023.
Baca Juga: Mitos Gerhana Bulan, Dipercaya Mampu Hilangkan Bakteri Dalam Makanan
Sedangkan RAPBD 2023 saat ini sudah masuk dalam tahap pembahasan akhir oleh Badan Anggaran yang selanjutnya dijadwalkan untuk disahkan menjadi APBD pada (10/11/2022).
Dan dia berharap, 2 unit armada baru Dinas PMK di tahun 2023 tersebut bisa dimaksimalkan penggunaannya. "Sehingga kehadirannya sangat terasa manfaatnya bagi warga Surabaya. Dalam upaya membantu proses pemadaman api” ucap Anas.
Anas juga mengatakan, selain itu juga dapat meminimalisir dampak materiil maupun korban manusia, dari warga ataupun petugas PMK.
Seperti halnya kebakaran hebat yang terjadi di perkampungan padat penduduk Jalan Kedondong II, Kelurahan/Kecamatan Tegalsari pada Sabtu (05/11/2022) dini hari.
Sebanyak 14 kepala keluarga (KK) kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat kebakaran tersebut. Sedangkan dua warga lainnya mengalami luka bakar, ketika membantu petugas memadamkan api.
Musibah tersebut menambah daftar seringnya kebakaran terjadi di Surabaya. Terhitung 530 kejadian kebakaran di Surabaya sejak Januari hingga September 2022.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Bedah Titik Lemah KPK: Bagaimana Dokumen Rahasia Bocor Lewat Siasat Orang Dalam?
-
Geliat Literasi Anak Muda: Minat Baca Bangkit, Harga Buku Sulit
-
Materi Pencegahan LGBTQ Masuk Sekolah, Pengamat Ingatkan Guru Jangan Menghakimi Siswa
-
Posisi Cermin di Kamar Tidur Baiknya di Mana? Ini Penjelasan Ahli Interior dan Feng Shui
-
4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
-
Usai Dibungkam Vietnam, Herdman Kirim Pesan Emosional untuk Suporter Timnas Indonesia
-
Dibungkam Vietnam 0-3, Peluang Indonesia ke Semifinal AFF 2026 Kian Berat
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang