/
Kamis, 10 November 2022 | 10:51 WIB
Kenang 40 Hari Tragedi Kanjuruhan, Iwan Bule: Ini Momentum untuk Rekatkan Kembali Solidaritas

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia(PSSI) Mochamad Iriawan kembali mengenang Tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur di peringatan 40 hari tragedi yang memakan ratusan korban jiwa dan luka-luka itu.

Ketum PSSI yang kerap disapa Iwan Bule itu mengatakan bahwa peringatan 40 hari Tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur ini menjadi momentum untuk kembali merekatkan solidaritas semua pelaku sepak bola di Indonesia

"Peringatan 40 hari tragedi Kanjuruhan ini akan menjadi momentum untuk merekatkan kembali solidaritas semua pelaku sepak bola sekaligus melakukan transformasi untuk mengembalikan marwah olahraga yang menghibur dan aman," kata Iwan dikutip laman resmi PSSI, Rabu (9/11/2022).

Iwan juga meminta maaf kepada Arema dan Aremania karena tidak bisa membersamai doa bersama mengenang 40 hari Tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur karena harus menghadiri panggilan rapat bersama DPR.

"Kepada seluruh keluarga besar Arema dan Aremania saya berharap saat ini dapat berada di Malang untuk berkumpul dan hadir di tengah tengah kalian untuk berdoa bersama, namun hari ini saya harus menghadiri panggilan DPR yang tidak dapat saya tinggalkan," kata Iwan. 

Iwan menambahkan semua pengurus PSSI sangat merasakan kepedihan yang tidak hanya dirasakan oleh keluarga korban tapi juga seluruh rakyat Indonesia yang mencintai sepak bola.

Iwan berharap kejadian serupa tidak akan terulang lagi di masa yang akan datang. Ia mengatakan bahwa sepak bola menjadi olahraga yang menyenangkan.

"Sepak bola adalah olahraga yang dibalut seni dan keindahan yang tidak boleh dinodai oleh kekerasan. Apalagi menyebabkan hilangnya nyawa, hilangnya kehidupan,’’ tutupnya.

Baca Juga: Sudah Ditandatangani Jokowi, Sandy dan Jordi Tinggal Ambil Sumpah untuk Jadi WNI

Load More