Salah seorang pelatih fisik Persija Jakarta, Ilham Ralibi menjelaskan tentang bagaimana pentingnya melakukan warming up atau melakukan pemanasan dalam berolahraga terutama dalam bermain sepak bola.
Ilham menjelaskan bahwa pemanasan merupakan komponen paling penting dalam latihan. Tujuannya, kata dia, pemanasan ini dilakukan agar mempersiapkan otot-otot agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan saat berolahraga.
"Biasanya para pemain sebelum masuk lapangan melakukan ritual masing-masing. Mereka mengetahui kebutuhan tubuh mereka unutk mempersiapkan latihan. Setelah itu ada warming up bersama dynamic stretching, mobility, dan core, sebelum masuk ke latihan inti,” kata Ilham dikutip dari laman resmi klub, Sabtu (19/11/2022).
Lebih lanjut, Ilham menjelaskan bahwa dursai minimal pemanasan sendiri dilakukan 10-15 menit, tahapan pemanasan sendiri dimulai dari jogging, kemudian untuk mempersiapkan heart rate dan untuk menyiapkan suhu tubuh agar lebih siap.
"Yang kedua gerakan-gerakan yang lebih sepesifik dan bersifat prevention. Para pemain melakukan aktivasi, dynamic streching, dan persiapan taktik,” ujar pelatih alumni Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu.
Engkoy, biasa Ilham disapa, mengatakan bahwa pemanasan baiknya dilakukan dari bagian tubuh atas lebih dulu. Setelah itu beralih ke bagian bawah.
“Di dalam warming up bisa dimulai dari tubuh bagian atas dan ke bawah. Dari meregangkan kepala, tangan, core, hingga aktivasi buat bagian hamstring,” ucap Ilham.
“Perlu dicatat, pemanasan yang baik akan menunjang latihan inti yang baik. Jangan pernah menyepelekan pemanasan.” tuturnya melanjutkan.
Persija Healthy Way sendiri merupakan program yang diluncurkan Macan Kemayoran untuk berbagi pengetahun terkait cara hidup yang ideal untuk para profesional.
Baca Juga: Persib Libur Latihan Hari Ini
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026
-
Jokowi Mulai Keliling Indonesia, Lampung Jadi Tujuan Pertama, Ada Agenda Apa?
-
Sri Sultan Absen dari Agenda Pemerintahan, Paku Alam X Ditunjuk Jadi Plh Gubernur DIY
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar