Suara.com - Demam Piala Dunia 2022 juga melanda Thomas Doll. Pelatih Persija Jakarta itu ternyata lebih memfavoritkan Timnas Brasil bisa mengangkat trofi Piala Dunia tahun ini di Qatar. Ini menarik mengingat Doll adalah orang Jerman.
Menurut Doll, skuad Brasil banyak dihuni pemain berkualitas sehingga lebih berpeluang juara ketimbang Jerman. Di setiap posisi, ada dua pemain berkualitas yang mengisi skuad Brasil.
"Pastinya Brasil menjadi favorit, termasuk tahun ini saya memfavoritkan mereka juara. Tim itu setidaknya memiliki dua pemain kelas dunia di setiap posisi. Tapi, yang difavoritkan belum tentu menjadi juara," ucap Doll di laman resmi Persija, Rabu (16/11/2022).
Meski begitu, Doll menilai Jerman juga punya kans menjadi juara. Dalam setiap edisi Piala Dunia, Jerman selalu mengalami peningkatan menurutnya.
"Saya pun berharap Jerman bisa lebih baik dibanding penampilan terakhir mereka. Pada edisi 2018, Jerman terpuruk (tersingkir di fase grup) padahal pada 2014 mereka bisa menjadi juara di Brasil. Tahun ini saya cukup yakin para pemain Jerman akan menampilkan permainan yang lebih baik," kata Doll.
Lain hal dengan asisten pelatih Persija asal Italia, Pasquale Rocco dan pelatih fisik Persija asal Siprus, Paul Keenan.
Lantaran kedua negara mereka tidak masuk dalam pesta sepak bola terakbar tahun ini, Rocco dan Keenan memilih untuk mendukung negara lain.
"Karena Italia tidak masuk dalam Piala Dunia 2022 ini, saya menjagokan Jerman. Pelatih kepala (Doll) pun berasal dari Jerman,” kata Pasquale.
"Saya biasanya hanya menonton dan menikmati Piala Dunia tanpa menjagokan siapa pun. Tapi mungkin kali ini saya pilih Jerman karena pelatih Thomas berasal dari Jerman," timpal Keenan.
Baca Juga: Karim Benzema Masih Jauh dari Bugar, Prancis Pakai False Nine Lawan Australia?
Sementara itu pelatih kiper nyentrik asal Republik Ceko, Jan Klima menjagokan Argentina untuk Piala Dunia 2022. Pelatih kiper Persija ini mengaku selalu mendukung Argentina di setiap edisi Piala Dunia.
“Untuk Piala Dunia tahun ini saya pikir masih Argentina favorit, mungkin juga Belgia. Tapi Saya lebih mendukung Argentina karena saya mengidolakan Argentina sejak jaman Diego Maradona dan Mario Kempes,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang
-
Harga Tiket Piala Dunia 2026 Tembus Rp140 Juta, Mauricio Pochettino Pasang Badan untuk FIFA
-
Shayne Pattynama: Saya Dihukum
-
Reaksi Sandy Walsh Usai Shayne Pattynama Diam-diam Gabung Persija Jakarta
Terpopuler
- 5 Produk Viva Cosmetics yang Ampuh Atasi Flek Hitam, Harga di Bawah Rp50 Ribu
- Denada Akhirnya Akui Ressa Anak Kandung, Bongkar Gaya Hidup Hedon di Banyuwangi
- 5 Rekomendasi HP Layar AMOLED 120Hz Termurah 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- KUIS: Kalau Hidupmu Jadi Lagu, Genre Apa yang Paling Cocok?
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Pertaruhan Nasib Mikel Arteta di Arsenal, Raih Gelar Liga Inggris atau Dipecat
-
Satu Nama Berpengalaman Eropa Menguat Jadi Asisten Pelatih John Herdman di Timnas Indonesia
-
Hasil Persis Solo vs Persib Bandung: Gol Tunggal Andrew Jung Menangkan Pangeran Biru
-
Bukan Cuma Piala Dunia, John Herdman Tantang Skuad Garuda Pecahkan Rekor Lawan Tim Eropa
-
Ajax Amsterdam Segera Resmikan Maarten Paes, Dean James Batal Direkrut
-
John Herdman Hapus Debat Lokal vs Diaspora: Kita Melawan Musuh, Bukan Diri Sendiri
-
Kursi Pelatih Kosong, Timnas Indonesia U-17 Jalani Laga Uji Coba Krusial Lawan China
-
John Herdman Temui Operator Liga, Bahas Sinkronisasi Jadwal Super League dan Timnas Indonesia
-
Siklus 'Ganti Koki, Ganti Masakan': John Herdman dan Budaya Reset Total di Tubuh Timnas Indonesia
-
Motivasi John Herdman Latih Timnas Indonesia: Ingin Cetak Sejarah di Hadapan 280 Juat Orang