Setelah berkolaborasi dengan UEFA dalam program League Development Program (LDP) terkait pengembangan liga dan workshop peningkatan kapasitas klub beberapa waktu lalu, kini PSSI kembali berkolaborasi dengan UEFA terkait dengan pengembangan sepak bola wanita untuk Indonesia bertema Football for Women.
Program ini diikuti oleh perwakilan stakeholders sepak bola yang berkecimpung di sepak bola wanita, PSSI, ASBWI dan beberapa perwakilan klub. Mereka diberikan materi oleh tiga perwakilan UEFA, yakni Chris Milnes (UEFA International Relations Project Specialist), Monika Staab (UEFA Assist Expert) dan Jules McGeever (UEFA Assist Expert).
Adapun topik yang menjadi pembahasan dalam kegiatan tersebut antara lain terkait kepemimpinan wanita di dunia sepak bola, berkarier di sepak bola wanita, mengambangkan kemampuan sepak bola wanita, administrasi, membangun hubungan baik dengan stakeholders, terutama dengan pemerintah, marketing, mengembangkan nilai komersial, investasi sektor publik, pengembangan pemain akar rumput di sepak bola wanita, kompetisi, dan operasional dalam kompetisi.
Wakil Sekretaris Jenderal PSSI Maaike Ira Puspita hadir sekaligus membuka kegiatan ini
“Hari ini juga sebagai bagian dari sejarah dan menandai tonggak pertama bagi sepak bola wanita untuk berkembang, melalui bantuan dan dukungan ilmu yang diberikan oleh UEFA. Saya berharap para stakeholders dan pelaku sepak bola wanita Indonesia, setelah ini bisa menyerap serta menerapkan ilmu yang banyak sekali bisa dimanfaatkan bagi kemajuan sepak bola wanita yang memang sudah mulai bangkit kembali di negeri ini,” katanya.
“Saya pikir program ini adalah program hebat yang diselenggarakan UEFA di seluruh dunia untuk membantu sepak bola wanita mendapatkan tempat yang layak. Saya merasa kita bisa belajar banyak dari satu sama lain, jadi ini adalah program yang bagus dan saya yakin setiap federasi sepak bola harus memanfaatkannya. Saya telah melihat sepak bola wanita berkembang pesat selama sepuluh tahun terakhir dan program ini akan membantu pertumbuhan sepak bola wanita di Indonesia. Program ini akan memberi kekuatan kepada semua orang yang terlibat dalam sepakbola sehingga kita bisa belajar untuk menjadi kuat bersama.” kata Monika Staab, UEFA Assist Expert.
“Program Football for Women berfokus pada pemberdayaan perempuan dan membantu perempuan mengembangkan karir mereka di sepak bola, serta membantu federasi dan pemangku kepentingan utama lainnya bekerja sama untuk mengembangkan sepak bola wanita. Pada dua hari pertama, kami hanya mengundang perempuan untuk menciptakan lingkungan di mana setiap orang merasa nyaman untuk berbagi pemikiran dan tantangan mereka serta mengidentifikasi cara mengatasinya bersama. Setelah kami kembali dalam empat hari, kami akan terus melanjutkan dukungan kami melalui program mentoring selama enam bulan ke depan,” tambah Chris Milnes, International Relations Project Specialist UEFA.
Sementar itu, kegiatan ini akan berlangsung dari tanggal 24 - 27 November 2022 di Hotel Century, Jakarta.
Baca Juga: KPK Telusuri Aliran Dana Kasus Suap Pejabat Polri AKBP Bambang Kayun Bagus
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
IHSG Tembus 6.400, Awal Pembalikan Tren atau Cuma Rebound?
-
Apa Itu Desil dan Bagaimana Cara Mengeceknya? Jadi Acuan Pembatasan Pertalite
-
KPK Periksa Rudi Tanoe soal Bansos Beras, Kerugian Negara Ditaksir Rp 200 Miliar
-
El Nino Diprediksi Menguat, Bagaimana BMKG Antisipasi Kekeringan dan Karhutla?
-
HP Infinix Murah Mana yang Memiliki Kamera Bagus? Ini 3 Pilihannya
-
Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
-
Pimpin Klasemen, Jorge Martin Tak Mau Ambisi jadi Juara Dunia Lagi?
-
Setoran Judol 1.900 Pegawai Kemensos Tembus Rp8,6 Miliar, Rata-rata Lampaui Gaji Awal ASN
-
Tiga Croissant Terinspirasi Cerita Rakyat, Cara Baru Menikmati Warisan Nusantara
-
Buku Pelajaran Indonesia Mau Dirombak, Apa Saja yang Harus Dibenahi?