Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan Surabaya telah mengirim bantuan 1.000 paket sembako untuk korban gempa bumi di Cianjur. Bantuan dikirim sesuai dengan permintaan BPBD Kabupaten Cianjur.
"Sama seperti bencana yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, kami menanyakan terlebih dahulu apa yang dibutuhkan. Ternyata, saat ini yang dibutuhkan di sana itu sembako," kata Eri kepada wartawan, Minggu (27/11/2022).
Ketika terjadi bencana, pihaknya selalu mengirimkan bantuan. Akan tetapi, sebelum mengirim bantuan ke lokasi bencana, pihaknya berkoordinasi terlebih dahulu terkait bantuan apa saja yang saat ini sedang dibutuhkan.
"Jangan sampai ketika kami mengirimkan bantuan, barangnya malah muspro (sia-sia) setelah sampai. Maka dari itu kita kontak dahulu melalui telepon, setelah tahu apa yang dibutuhkan, kemudian kami kirim," ujarnya.
Bantuan yang dikirim oleh pemkot itu merupakan hasil dari donasi para dermawan di Surabaya melalui Posko Bencana Cianjur Bangga Surabaya Peduli. Posko bencana Cianjur telah dibuka sejak Selasa (23/11/2022) di halaman Balai Kota.
Eri pun mengucapkan banyak terima kasih kepada warga Surabaya. Karena telah menyumbangkan bantuan berupa sembako maupun uang melalui Posko Bencana Cianjur Bangga Surabaya Peduli.
"Saya matur nuwun sanget (terima kasih banyak) kepada warga Surabaya. Saya harap, kita terus tunjukkan rasa empati, insyaallah kota ini akan dijauhkan dari wabah, bala bencana maupun penyakit," katanya.
Ia mengatakan, bantuan yang dikirim ke Cianjur sedikit berbeda dengan bantuan untuk Kabupaten Trenggalek. Sebab, gempa Cianjur kali ini, warga Surabaya banyak yang menyumbang uang.
"Mungkin karena warga Surabaya merasa, kalau kirim bantuan berupa barang akan sulit dijangkau. Oleh karena itu, ada beberapa masyarakat yang mengirimkan bantuan berupa uang melalui rekening, dan itu juga kami kirimkan ke Cianjur. Matur nuwun warga Surabaya," jelasnya.
Baca Juga: Terpopuler Lifestyle: Rambut Ganjar Pranowo Diprotes Istri, Kaesang Minta Mesin Cuci ke Kahiyang
Sementara Plt Kepala BPBD Surabaya, Hidayat Syah menyebutkan, selain 1.000 paket sembako yang dikirim ke Cianjur. Yakni bantuan 90 kg beras, 280 pcs mie instan, 3 dus air mineral, 89 botol minuman kemasan, 12 liter minyak goreng, 90 picis makanan ringan dan 49 picis popok bayi/dewasa.
"Kami kirim menggunakan 3 unit truk, 2 unit untuk mengangkut bantuan sedangkan 1 unit sisanya mengangkut pasukan yang membantu bongkar muat sekaligus evakuasi di sana. Nanti mereka (personel) standby di sana (Cianjur) selama empat hari," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Pagelaran Sabang Merauke 2026 Hadirkan Hikayat Srikandi Nusantara, Libatkan 1.700 Seniman
-
Kecelakaan Maut Tol Cipali: Anggota DPRD Tangsel Ahmad Andi Wibowo Meninggal Usai Tabrak Truk
-
Bahlil Ubah Kuota RKAB Minerba 2026, Perusahaan Setor Royalti Terbesar Diprioritaskan
-
Remember Fest x Cube Concert Siap Gebrak Jakarta dengan Nostalgia dan Inovasi
-
Hoaks atau Fakta? Polisi Klarifikasi Isu Pagar Tinggi di Mal-Mal Solo
-
Apakah Pakai Tinted Sunscreen Aman untuk Kulit Berjerawat? Simak Jawabannya di Sini!
-
Kaki Hilang dan Tangan Terikat, Jasad Mutilasi di Depok Ditemukan Saat Warga Bakar Karung
-
Geger di Garut! Dendam Lama Berujung Pembacokan, Pria Serang Kerabat Pakai Golok
-
KPK Geledah Kantor Imigrasi Jaksel, Usut Kasus Gratifikasi Eks Wamen Silmy Karim
-
MBG Telan Korban, BGN Naikkan Status Kasus dan Sanksi Tegas Pelaku