Sebanyak 24 pelatih mengikuti kursus kepelatihan lisensi AFC pro yang diadakan Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI).
24 daftar pelatih tersebut diantaranya, Agus Sugeng Riyanto, Bima Sakti, Eko Purdjianto, Fakhri Husaini, Firmansyah, Francis Raynald Wewengkang, H. Syamsuddin Battola, Hendri Susilo, Imran Nahumarury, Jafri Sastra.
Diikuti nama lain seperti Kartono Pramdhani, M.pd, Kas Hartadi, Lukas Torona Tumbuan, M. Alhadad, Mahruzar Nasution, Miftahudin, Muhamad Yusup Prasetiyo, I Putu Gede Dwi Santoso, Rasiman, Ricky Nelson, Yopie Riwoe, Sudirman, Uston Nawawi, dan Yogie Nugraha.
Direktur Teknik PSSI Indra Sjafri menegaskan program pengembangan kepelatihan merupakan prioritas PSSI dalam pembangunan sepak bola Indonesia.
“Dua area lainnya adalah pengembangan pemain dan perwasitan. Program ini secara konsisten dan kontinyu dilaksanakan PSSI,” kata Indra.
Indra Sjafri mengatakan bahwa Lisensi AFC Pro kini lebih detail. Akan lebih fokus pada tim taktik, fokus pertandingan ke pertandingan. Yang artinya setiap selesai pertandingan akan ada koreksi dan analisa.
"Bentuk latihan, diskusi dan praktik juga akan ada perubahan sedikit. Namun untuk modul 1 pembukaan ini, materi yang dibawakan secara online, tidak ada pertemuan di kelas atau lapangan,” tambahnya.
Kursus pelatih Pro AFC adalah kursus yang tertinggi lisensinya di tingkat Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC). Adapun persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk ikut kursus Pro AFC, yakni memiliki lisensi A AFC/UEFA dan masih aktif melatih tim/klub senior atau tim nasional.
Bima Sakti mengatakan kursus ini menambah wawasan baru di dunia kepelatihan sepak bola. “Kembali belajar di kursus kepelatihan AFC Pro Diploma. Semoga ilmunya dapat bermanfaat bagi saya dan juga dapat dibagikan kepada pemain serta lainnya,” tutur Bima.
Baca Juga: Syuting Tumbal Kanjeng Iblis, Putri Ayudya Kena Mental hingga Ogah Makan Daging Merah
Tahun ini, PSSI telah banyak menggelar kursus, diantaranya lisensi C PSSI Goalkeeping Coaching Course sebanyak 2 Gelombang pada September - Oktober, dan akan mengadakan Kursus B AFC Goalkeeping Coaching Course pada Desember 2022. Serta 3 Gelombang untuk Kursus A PSSI Diploma selama tahun 2022.
Kemudian Lisensi A PSSI Diploma Gelombang 3 Modul 2 di tanggal 24 Oktober - 5 November 2022, dengan Instruktur Yeyen Tumena dan Mundari Karya.
Lalu ada satu terobosan lain, yakni kursus kepelatihan Lisensi C PSSI yang berlangsung di Jimbaran, Bali, mulai 1 hingga 15 November 2022 kolaborasi antara Kemenpora dan PSSI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Bocoran Mobil Baru GIIAS 2026 Ada Honda Brio Listrik Hingga SUV Legendaris Toyota
-
Eksperimen Berani Igor Tolic Berhasil, Persib ke Semifinal Piala Presiden 2026
-
Kalau Semua Orang Mau Naik Transum, Mungkin Kota Kita Tak Semacet Sekarang?
-
Surga Tersembunyi di Jalur Pantura Situbondo:Catatan Perjalanan ke Utama Raya Beach
-
Kumpulan Ide Lomba Agustusan Anak TK yang Mudah dan Seru, Bikin Murid-Murid Antusias
-
Masih Enggan Naik Transportasi Umum? Sudah Saatnya Mengubah Cara Pandang
-
Naik Transportasi Umum, Langkah Sederhana yang Bisa Bikin Kota Lebih Nyaman
-
Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
-
Terdampak kemarau, Ratusan Titik di Banten Kekurangan Air Bersih
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran