Pelatih Tim Nasional Sepak Bola Amerika Serikat, Gregg Berhalter memuji skuad pemain muda di bawah asuhannya meskipun harus tersingkir di babak 16 besar Piala Dunia 2022 Qatar. Namun, ia juga mengaku sedikit kecewa dari kekalahan mereka atas Belanda.
Amerika Serikat kalah 3-1 melawan Belanda di babak 16 besar yang berlangsung di Stadion International Khalifa pada Sabtu, 3 Desember 2022 kemarin. Meski begitu, Gregg tetap terkesan dengan penampilan skuad mudanya karena mampu lolos dari babak penyisihan grup dan bertarung di babak 16 besar.
“Ini sulit untuk ditangani. ni adalah sekelompok orang yang sangat baik, ini adalah sekelompok orang yang sangat dekat, dan kami gagal hari ini tetapi bukan karena kurangnya usaha, bukan karena kurangnya usaha. Orang-orang menuangkan semua yang mereka miliki ke dalam permainan ini dan sayangnya kami kehilangannya,” kata dia.
Amerika Serikat memiliki banyak penguasaan bola dan menciptakan beberapa peluang. Akan tetapi, sayangnya mereka gagal untuk mengkonfersikan peluang-peluang tersebut menjadi gol.
Belhalter sedikit dibuat tak terduga dengan apa yang ditampilkan anak asuhnya di Piala Dunia edisi ke 22 ini. Menurutnya, apa yang mereka perlihatkan di dalam lapangan sudah di luar ekspetasinya daripada ketika sebelum partai dimulai.
“Sangat bangga. Ketika Anda berpikir tentang bagaimana grup ini dan bagaimana mereka bersatu selama tiga setengah tahun terakhir, sungguh istimewa untuk dilihat. Anda tidak sering mendapatkan ikatan seperti itu antara rekan satu tim, staf, dan semua orang,” kata Berhalter. “Saya sangat bangga dengan grup ini tetapi sangat kecewa dengan hasil hari ini," imbuhnya.
Ada banyak perdebatan tentang apakah Gregg Berhalter adalah orang yang tepat untuk memimpin tim AS yang sangat berbakat dan sangat muda ini ke Piala Dunia 2026 di kandang mereka sendiri.
Banyak yang bisa terjadi antara sekarang dan nanti, tetapi tampaknya penampilan di Piala Dunia ini mungkin memberinya beberapa tahun lagi untuk melihat bagaimana tim ini berkembang dan jika mereka bisa mendapatkan beberapa penyelesaian klinis untuk bertahan dan menyelesaikan peluang.
“Kami membuat beberapa kemajuan,” kata Berhalter. “Ketika orang melihat tim kami, mereka melihat identitas yang jelas, mereka melihat orang-orang yang keluar dan berjuang untuk satu sama lain. Mereka melihat bakat di lapangan. Kami membuat kemajuan tetapi pada malam khusus ini kami gagal," tutupnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
Terkini
-
Daftar Lengkap Titik Pelaksanaan Shalat Id Muhammadiyah di Kota Bandung 1 Syawal 1447 H
-
Awas "Jalur Neraka"! Ini Siasat Jitu Polisi Urai Kemacetan Horor di Pasar Cibadak Sukabumi
-
Kenapa Ban Mobil Sering Pecah saat Arus Mudik? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya
-
Pemerintah Lebaran Tanggal Berapa? Ini Link Pantau Hasil Sidang Isbat Idulfitri 2026
-
Sekretariat Wapres Dorong UMKM dan Pelaku Ekonomi Perempuan Naik Kelas
-
Review Film Nuremberg: Duel Psikologis di Balik Pengadilan Sejarah Terbesar
-
Prilly Latuconsina Blak-blakan Nembak Omara Esteghlal Duluan, Dibalas Makalah 4000 Kata
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H
-
Niat Salat Idulfitri, Tata Cara dan Maknanya
-
Mudik Tenang, BRI Imbau Pemudik Pastikan Saldo BRIZZI Cukup Sebelum Masuk Tol