Persebaya Surabaya langsung mengevaluasi lini pertahanan mereka usai dikalahkan Persib Bandung pada lanjutan pekan ke 13 Liga 1 Indonesia pada Sabtu (10/12/2022) sore.
Pelatih Persebaya, Aji Santoso mengatakan bahwa lini pertahanan Persebaya kurang berkosentrasi sehingga hal itu bisa dimanfaatkan David Da Silva.
"Jelas ada kurang konsentrasi di lini belakang. Khususnya gol kedua. Pemain belakang harusnya bisa memotong bola dan kiper juga harus membuat keputusan lebih tepat. Keraguan anak-anak menghukum gol kedua," ungkap Aji Santoso pada sesi konferensi pers usai pertandingan.
Menurutnya dalam waktu yang singkat, evaluasi pertahanan akan menjadi perhatian. Sebelum bertanding kembali pada hari Selasa (13/12) nanti melawan Persik Kediri.
"Tentu akan selalu ada evaluasi. Kita menang kemarin juga melakukan evaluasi. Kita akan memperbaiki kelemahan kita sebelum pertandingan selanjutnya," imbuh mantan pelatih timnas Indonesia tersebut.
Tidak hanya menghadapi masalah pertahanan, Persebaya juga harus mengatasi masalah masa pemulihan yang singkat. Opsi rotasi dipastikan Aji akan menjadi salah satu solusi dari tantangan yang harus dihadapi.
Perlu diketahui, sejak ditinggal Rizky Ridho ke timnas, posisi bek tengah menjadi milik duet Leo Lelis dan Riswan Lauhin. Bukan tidak mungkin komposisi tersebut bisa berubah pada pekan berikutnya.
Persebaya harus rela kehilangan poin penuh di depan mata. Comeback Persib Bandung membuat keunggulan 0-1 di babak pertama menjadi sia-sia.
Dari dua gol yang dicetak Persib di babak kedua, lini belakang Bajol Ijo tampak kurang fokus. Leo Lelis salah mengantisipasi pergerakan lincah Ciro Alves. Sehingga dengan mudah Ciro mengelabuinya dan menceploskan bola ke gawang.
Baca Juga: Tema MIUI Terbaik, Bisa Ubah Xiaomi Rasa iPhone iOS 16
Pada gol kedua, giliran duet Leo, Riswan Lauhin yang salah membaca permainan. Bola umpan lambung yang harusnya bisa dipotong justru tidak bisa digapai. Lini belakang yang kosong memudahkan David Da Silva untuk mencetak namanya di papan skor.
Dengan hasil ini Persebaya harus puas duduk di posisi ke 10 klasemen sementara Liga 1 Indonesia. Sementara Persib, naik ke posisi 7 klasemen menggeser Persikabaro 1973.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Tragis Usai Selamat dari Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan
-
Kompak Desak Transparansi, Warga dan DPRD Hadang PSEL? Pemkot Bogor Tawarkan China sebagai Solusi
-
Kesaksian Korban Selamat Ungkap Bus ALS Sempat Bermasalah pada Radiator Sebelum Terbakar
-
Mahasiswa Geruduk Kejari dan PN Bogor, Pertanyakan Penanganan Perkara Julia binti Djohar Tobing
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Siapa Pendiri PO ALS? Kisah Bus Legendaris Sumatera di Balik Tragedi Muratara
-
Pengangguran Masih Tinggi di Kabupaten Serang
-
Tips Memilih Susu Berkualitas, Nutrisionis: Perhatikan Sumber dan Kandungannya