Lionel Messi kembali mencatat rekor baru setelah mencetak gol di pertandingan semifinal melawan Kroasia di Lusail Stadium, Rabu (14/12/2022) kemarin.
Mantan pemain Barcelona iut menjadi pencetak gol terbannyak sepanjang masa untuk Argentina. Leo menyalip rekor Gabriel Batistuta yang sebelumnya dengan 10 gol pada edisi tiga Piala Dunia di tahun 1994, 1998, dan 2002.
Messi membuat Argentina unggul pada menit ke-34 dari titik penalti menyusul pelanggaran terhadap Julian Alvarez oleh kiper Kroasia Dominik Livakovic .
11 gol Messi juga mengikatnya di urutan keenam untuk gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia putra, bersama Sandor Kocsis dan Jürgen Klinsmann. Hanya Miroslav Klose (16), Ronaldo Brazil (15), Gerd Muller (14), Just Fontaine (13) dan Pele (12) kini di depannya.
Dia adalah pria tertua yang mencetak lima gol di satu Piala Dunia dan sejajar dengan Kylian Mbappe dari Prancis dalam perebutan Sepatu Emas.
Gol Piala Dunia pertama Messi datang pada debutnya di tahun 2006, saat ia mencetak gol setelah diganti untuk membantu timnya meraih kemenangan 6-0 atas Serbia dan Montenegro.
Empat tahun kemudian, Messi gagal mencetak gol di seluruh turnamen Piala Dunia di Afrika Selatan saat tim Argentina yang dipimpin oleh Maradona mencapai perempat final namun kalah 4-0 melawan Jerman .
Sang penyerang menikmati turnamen 2014 yang lebih berbuah, mencetak empat gol dalam tiga pertandingan pertama Argentina saat ia membantu mereka ke final -- di mana mereka kembali dikalahkan oleh Jerman.
Messi hanya mencetak satu gol di Piala Dunia 2018 tetapi telah mencetak empat gol dalam lima pertandingan timnya di turnamen di Qatar tahun ini.
Baca Juga: PSMS Medan Siap Jadi Tuan Rumah jika Liga 2 Jadi dengan Sistem Bubble
Messi adalah pencetak gol terbanyak sepanjang masa Argentina dengan 94 gol dalam 169 penampilan untuk tim nasional sejak melakukan debutnya pada tahun 2005. Batistuta mencetak 54 gol dalam 78 pertandingan untuk Argentina.
Messi mungkin akan kembali mencatatkan rekor baru jika berhasil mencetak gol di pertandingan final nanti dan membawa Argentina untuk raih gelar juara Piala Dunia edisi ke 22 ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Dana Cair, 77 Dapur MBG di Kepri Beroperasi Bertahap
-
ICW: Vonis Rendah Pejabat BPK Tak Beri Efek Jera, Korupsi Terus Berulang
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
Barang Diskon Belum Tentu Murah: Mengapa Kita Mudah Terkecoh Label Promo?
-
Beda Lipstik Hanasui Biasa dan Boba: Cek Perbandingan Shade, Aroma, dan Harganya
-
TWS Under Rp500 Ribu yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik David GadgetIn
-
Warga Jakarta Bisa Masuk Gratis ke Ancol dan Ragunan, Cek Jadwal dan Caranya
-
Kurir Narkoba Kedok Nelayan Edarkan Sabu dari Malaysia, Ditangkap di Karimun
-
Budget 2 Jutaan Dapat Tablet Apa? Ini Daftar Terbaik di 2026
-
Hasil Piala Dunia 2026: Brasil Tampil Buruk, Ditahan Maroko 1-1