Pelatih Bali United, Stefano Cugurra atau akrab disapa coach Teco memuji calon lawannya PSIS Semarang. Menurutnya, PSIS Semarang memiliki kualitas tim yang bagus.
"Tim PSIS yang bagus dan sudah lama dengan tradisi yang bagus di Indonesia," kata Coach Teco dalam konferensi pers, Rabu (21/12/2022).
Selain itu, pelatih asal Brazil itu juga turut memuji pada suporter PSIS Semarang yang dinilainya cukup militan dalam membela tim kesayangannya ketika mereka bertanding.
"Suporter mereka juga terkenal fanatik dalam memberikan dukungan. Hanya saja saat ini semua tim tidak bisa bermain di stadion baru mereka yang sudah direnovasi karena kami bermain di tempat netral," ungkap Coach Teco.
Coach Teco pun berharap dalam putaran kedua nanti, semua kontestan Liga 1 musim ini sudah bisa merasakan kompetisi yang berjalan normal dengan dukungan langsung para suporter.
"Mudah-mudahan tahun depan kita bisa sama-sama bermain bersama suporter yang bisa hadir secara langsung dalam memberikan dukungan. Sebab dukungan suporter akan memberikan semangat kepada para pemain di lapangan. Mudah-mudahan tahun depan semua lebih bagus di sepak bola Indonesia," harap pelatih peraih 3 trofi Liga 1 ini.
Bali United siap menyongosong pekan ke-17 dengan motivasi tinggi setelah kehilangan poin kemenangan dari dua tamunya di pekan sebelumnya yaitu Borneo FC Samarinda (15/12) dan PSS Sleman (19/12). Serdadu Tri Datu saat ini menduduki posisi keempat dengan perolehan 30 poin. Mereka memenangan tiga pertandingan dan dua pertandingan dalam laga terakhir mereka.
Sementara PSIS Semarang pada dua pekan terakhir berhasil meraih satu kemenangan atas PSS Sleman (16/12) dan tunduk 2 gol dari PSM Makassar (19/12). PSIS Semarang yang saat ini menghuni posisi ke-10 klasemen sementara dengan raihan 20 poin dari 6 kemenangan, 7 kekalahan dan 2 hasil imbang.
Baca Juga: Hadapi Rusia, AS Bantu Ukraina Melalui Sistem Pertahanan Udara Patriot
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB
-
BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026
-
AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?
-
Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela
-
Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2
-
Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel
-
Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026