Pelatih Manchester City, Pep Guardiola menyampaikan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan baru-baru ini setelah dirinya menandatangi perpanjangan kontrak bersama The Citizens hingga 2025 mendatang.
Pelatih asal Catalan, Spanyol itu mengatakan bahwa dirinya tidak akan menjadi seperti Sir Alex Ferguson (Manchester United) atau Arsene Wenger (Arsenal) yang tetap bertahan di klub meski pun tidak memberikan sumbangsih gelar.
"Saat saya merasa ada sesuatu yang salah, saya akan mengundurkan diri atau tidak memperpanjang kontrak saya. "Saya tidak akan bertahan sebagai [Sir Alex] Ferguson atau [Arsene] Wenger," kata mantan manajer FC Barcelona itu kepada awak media, Senin (2/1/2023).
Menurutnya, kontrak hanyalah sebuah secarik kertas. Dalam artian, jika dirinya tidak memberikan kontribusi kepada tim, hal itu tidak berarti sama sekali dan ia tahu apa yang harus ia lakukan setelahnya.
“Kontrak hanyalah selembar kertas. Saya memperpanjang komitmen saya kepada klub karena saya merasa tim masih bisa melakukannya dengan baik di bawah kepemimpinan saya. Pada akhirnya, ini semua tentang hasil. Jika kami bosan satu sama lain, saya tidak akan bertahan sampai akhir karena kontrak," ungkapnya.
Mantan pelatih Bayern Munchen itu telah bergabung bersama City sejak 2016 silam. Ia telah memenangkan empat gelar Liga Primer Inggris bersama beberapa piala domestik lainnya.
"Tidak akan ada masalah (ketika saya pergi). Saya 100 persen yakin tentang itu. Mereka tahu strateginya. Mereka tahu apa yang harus mereka lakukan sekarang, setelah Piala Dunia, musim depan, dan musim berikutnya. Ketika sebuah klub bergantung pada satu orang, mereka punya masalah karena klub tidak solid, tidak stabil," tuturnya.
"Fondasi klub adalah mengapa tim ini solid. Jika klub hanya bergantung pada Pep, maka itu tidak berjalan dengan baik pada periode ini. Jika klub bergantung pada satu pemain - seperti striker yang mencetak gol - maka itu tidak akan menjadi tim yang bagus," ungkapnya.
"Klub adalah kata yang paling penting dan setiap keputusan yang kami buat adalah karena kami memikirkan klub dan lusa, dan untuk tahun-tahun berikutnya dan masa depan," tutup Pep.
Baca Juga: Eks Napi Korupsi Romahurmuziy Kembali Terjun Politik, KPK: Kami Menghormati
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Tahan Uruguay, Pelatih Tanjung Verde: Ini Utang ke Timnas Kecil
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
NGORBIT: Dari Skripsi ke Dunia Gaib, Perjalanan Raka di Film 'Dukun Magang'
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Prediksi Yordania vs Aljazair: Adu Taktik dan Duel Bintang Demi Lolos Fase
-
Tiga Tahun Disekap Kekasih di Bandung, Pesan Kabar Baik ke Keluarga Ternyata Akal-akalan Pelaku
-
Ancol Kaji Hapus Tiket Per Orang, Siapkan Skema 'Special Zone' Berbasis Parkir
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Tok! Bos BJU Divonis 8 Tahun Penjara di Kasus Korupsi LPEI
-
Saling Dorong di Depan DPR! Polisi Paksa Padamkan Simbol 'Kematian' Pemerintah Milik Mahasiswa