Kiper Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa mengapresiasi sikap Bobotoh Persib yang menyambut skuad tim kesayangan ibu kota itu dengan sambutan hangat baik di dalam dan di luar lapangan.
Andritany yang sudah berpengalaman melawan Persib di kandangnya sendiri mulai dari Stadion Si Jalak Harupat, Sorean, Kabupaten Bandung sampai di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) kemain pun mengaku sangat senang dengan kabar baik ini.
Ia berharap bahwa ini akan menjadi awal yang baik bagi kedua tim maupun bagi kedua suporter untuk hubungan baik seterusnya.
“Kami memang belum dapat membawa pulang poin dari tanah Pasundan, tetapi kami membawa berita baik dari sana. Berita di mana kami diperlakukan dengan baik, tanpa ada pelemparan di dalam stadion mau pun di perjalanan. Tidak ada terror berlebihan yang biasanya dilakukan di pertandingan-pertandingan sebelumnya," kata Andritany usai pertandinga, Rabu (11/1/2023).
"Mungkin ini awal yang baik untuk membangun hubungan yang hangat antara Jakarta dan Bandung agar rivalitas itu hanya ada di atas lapangan dengan durasi 90 menit. Setelah itu kita kembali lagi menjadi teman atau bahkan saudara untuk berdiskusi memajukan sepak bola negeri ini,” ucapnya melanjutkan.
Terakhir, Andri berpesan kepada seluruh elemen Persija agar Persib disambut sama baiknya saat momen mereka bertamu tiba.
“Saya berterima kasih kepada Bandung atas sambutan yang hangat. Saya pun meminta maaf untuk teman-teman supporter Persija (the Jakmania) karena belum berhasil membawa poin penting dari Bandung. Untuk putaran kedua tolong sambut mereka (Persib) dengan baik di kandang kita,” ujar kiper berusia 31 tahun itu.
Dalam laga tersebut, Persija harus mengakui kekalahan 1-0 atas tim tuan rumah. Di mana Ciro Alves menjadi satu-satunya pemain yang berhasil mencetak gol pada tersebut untuk membawa Perib Bandung unggul.
Namun, pelatih Persija Thomas Doll mengaku tetap bangga dengan kinerja yang ditunjukkan oleh anak asuhnya.
Baca Juga: Kabar Terbaru Soal Utang PSSI ke Perusahaan Belgia
“Pertandingan melawan Persib merupakan laga derbi yang sangat menarik dan emosional. Kami mempunyai banyak peluang mencetak gol. Tapi dalam laga itu kami butuh lebih banyak peluang untuk mendapatkan gol. Hal tersebut yang menjadi pembeda kami dengan Persib. Tingkat konversi gol mereka lebih baik dari kami,” tutur pelatih Persija, Thomas Doll.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- 7 Aturan Feng Shui Kamar Tidur yang Baik untuk Rezeki
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Taktik Agresif Bocah Sleman Sukses Pecundangi Rider Eropa di Moto3 Junior, Penuh Drama Berdebar
-
Rencana Besar Berjalan Lancar, Ini 4 Shio Paling Beruntung pada 17 Juni 2026
-
FIFA Bisa Apa? Dua Pemain Iran DItahan di Bandara, Diusir Usai Lawan Selandia Baru
-
Menkes Budi dan Direksi BTN Jadi Guide Runner Pelari Disabilitas di 5K BTN JAKIM 2026
-
Lawatan Prabowo Jadi Sorotan: Investasi Asing Lesu, Beban Ekonomi Rakyat Malah Naik
-
Jakarta Core: Ketika Anak Muda Belajar Jatuh Cinta pada Kotanya Sendiri
-
Dana Rp12 Miliar untuk Menata Taman Gurindam 12 Tanjungpinang
-
Pesona WAGs Piala Dunia 2026, Ada Pasangan Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Kylian Mbappe
-
Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya
-
Beruang Kutub Dulu Putih Kini Kelabu: Tanda Alam yang Terabaikan dari Krisis Iklim Global