Paris Saint Germain (PSG) mengancam akan meninggalkan Parc de Princes, stadion kebanggaan milik klub ibu kota Prancis, Paris karena kisruh soal kepemikan stadion berkapasitas 47.000 penonton itu.
PSG yang sudah sejak 1974 menggunakan stadion itu berencana akan melakukan renovasi besar-besar terhadap kapasitas dan fasilitas stadion yang kurang lebih akan menelan biaya sekitar 500 juta euro.
Namun, renovasi itu bisa terjadi jika PSG membeli Parc de Prancis dari kepemilikan pemerintahan Paris. Sementara, wali kota Paris menolak rencana tersebut dengan mengatakan bahwa Pars de Prancis tidak akan dijual kepada siapapun.
"Parc des Princes tidak untuk dijual. Dan tidak akan dijual." kata Anne Hidalgo, Sabtu (14/1/2023) dikutip dari AFP).
Menerima penolakan tersebut, PSG kemudian murka. Mereka berasalan bahwa penolakan tersebut akan merugikan keungan pembayar pajak. Mereka kemudian mengancam akan meninggalkan Parc de Princes jika rencana itu gagal terealisasi.
"Dengan sedih dipaksa untuk memajukan opsi alternatif untuk rumah kami yang dapat mencakup pindah ke luar Paris," kata seorang juru bicara PSG.
"Mengejutkan dan mengecewakan mendengar bahwa walikota Paris mengambil posisi yang, secara efektif, akan memaksa PSG, penggemar dan komunitas kami dari Parc des Princes."
PSG berpendapat bahwa renovasi dan peningkatan kapasitas akan memungkinkan mereka untuk menghasilkan pendapatan yang lebih sejalan dengan klub-klub papan atas Eropa lainnya.
"PSG dan Parc des Princes adalah bagian dari sejarah dan warisan Paris yang membanggakan. PSG telah menginvestasikan lebih dari 85 juta euro untuk mempertahankan stadion, sambil melakukan tambahan 500 juta euro untuk renovasi bagi para penggemar kami dan memungkinkan PSG tumbuh dan bersaing dengan klub lain di level tertinggi di Eropa."
Baca Juga: MU Bungkam City Lewat Gol Kontroversial, Pep Guardiola Singgung Wasit: Inilah Old Trafford
"Jelas, investasi besar ini hanya akan dilakukan oleh PSG jika kami benar-benar memiliki Parc des Princes. Sangat disesalkan bahwa walikota sekarang tiba-tiba menutup secara definitif diskusi penjualan yang telah kami lakukan sejak lama, dengan klub sekarang. Sayangnya terpaksa memajukan opsi alternatif untuk rumah kami."
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Sengketa Lahan Bertahun-tahun, Warga Banjarsari Bermalam di Kantor Bupati Lahat
-
Babakan Cileungsi Mencekam, Pemilik Rumah Pingsan Menyaksikan Tempat Tinggalnya Ludes Terbakar
-
Pengadaan Smartboard Disdik Bogor Diusut KPK
-
Depok Buka Kuota Gratis Kerjaan Sopir di Jepang untuk 1.000 Warga
-
Gunung Gede Pangrango Tutup Pendakian Sampai Waktu yang Belum Ditentukan
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Wakil Ketua DPRD Jabar Iwan Suryawan Dorong Efisiensi BTT APBD untuk AI Karhutla
-
Keracunan Massal Santri Usai Santap MBG Jadi Perhatian Khusus Bupati Sidoarjo
-
Aktor Utama di Luar Negeri, Bareskrim Endus Pola Canggih Penyelundupan Narkoba Jalur Laut
-
Jonatan Christie Kejar Poin di China Masters, Tiket World Tour Finals Jadi Target