Gelandang PSIS kelahiran Prancis, Boubakary Diarra bakal jadi ancaman nyata bagi Persebaya jelang pertemuan kedua tim dalam lanjutan BRI Liga 1 2023/24 di Stadion Jatidiri, Minggu (16/7).
Kemampuan Diarra diakui oleh pelatih Persebaya Aji Santoso. Menurut Aji, selain Taisei Marukawa, Diarra jadi pemain PSIS yang wajib diwaspadai skuat Bajul Ijo.
Menurut Aji, bersama dengan Baubakarry Diarra, Marukawa membuat lini depan PSIS sangat berbahaya.
Ketajaman mereka salah satunya ditunjukkan dalam laga melawan Bhayangkara FC dimana PSIS menang 3-1.
”Ketajaman pemain depan mereka (PSIS) cukup bagus, ada Taisei Marukawa sama Carlos Fortes, terus satu lagi gelandang Diarra itu, menurut saya mereka memiliki kualitas yang bagus,” kata Aji seperti dikutip, Jumat (14/7).
Sebelum resmi gabung ke PSIS, Diarra memiliki rekam jejang cukup mentereng. Ia pernah membela klub Italia, Torino.
Pemain yang dibeli PSIS dari Mosta FC ini membela klub Italia itu pada 2011. Saat itu ia jadi bagian tim Torino Primavera.
Bahkan karier awal Diarra dimulai saat ia bermain untuk tim U-19 Torino pada 2013. Di ajang Campionato Primavera Girone A musim 2011, Diarra melakoni 43 laga bersama Torino.
Dari 43 laga ini, Diarra yang berposisi sebagai gelandang bertahan mencetak 2 gol.
Baca Juga: Striker Persebaya Mandul, Lawan PSIS Jadi Ajang Pembuktian
Dikutip dari data Transfermarkt, Diarra selama membela Torino Primavera pernah menghadapi tim-tim kuat Italia mulai dari Parma, Fiorentina hingga Juventus.
Saat derbi Turin di ajang Campionato Primavera Girone A 2011, Diarra dimainkan oleh legenda Torino, Antonino Asta melawan Juventus.
Sayang saat itu Torino Primavera kalah 1-2 dari Juventus Primavera yang dilatih oleh Giovanni Bucaro.
Berita Terkait
-
Sadis! Juventus Usir 4 Pemain Senior Termasuk Leonardo Bonucci
-
Striker Persebaya Mandul, Lawan PSIS Jadi Ajang Pembuktian
-
Selain Mantan Taisei Marukawa, Sosok Ini Jadi Ancaman Nyata bagi Persebaya Jelang Lawan PSIS
-
Redam Agresivitas Lini Depan PSIS, Persebaya Bakal Terapkan Man to Man Marking?
-
Tekad Eks Kiper Timnas Belanda Jelang Lawan Persib, Siap Hadapi Gempuran David da Silva dkk
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Reborn Rookie dan Formula Lama yang Masih Ampuh Memikat Penonton
-
Jadi Asisten Ancelotti Saat Brasil Lawan Maroko, Neymar Bakal Main Lawan Haiti?
-
Bolehkah Minum Susu Putih di Malam 1 Muharram? Ini Penjelasan Hukum Menurut Ulama
-
Jerman vs Curacao: Der Panzer Minim Bintang, Harapan Bertumpu pada Generasi Baru
-
Kejahatan Digital Kian Mengintai, Pemerintah Minta Anak Muda Hati-hati di Internet
-
ASUS ExpertBook Ultra, Laptop Flagship Baru untuk Profesional
-
PSSI Lanjutkan Naturalisasi Timnas Indonesia, Pemain Ini Diprediksi Datang!
-
Beroeng Sorah: Tempat Pulang dari Penat di Tengah Persawahan Kalisat Jember
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum