Kumpulan Berita PEMERINTAH Terbaru Dan Terkini
-
Korban Tragedi Kanjuruhan Alami Trauma, Menko PMK Janji Maksimalkan Penyembuhan Mental
malang -
Perintah Jokowi Pada Kepala LKPP Anyar, Mulai E-Katalog UMKM sampai Pembelian Produk Dalam Negeri
tantrum -
Bakal Lepas Jabatan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi Ungkap Pesan Menyentuh: Saya Titip Kota Semarang
jateng -
Korban Banjir di Jalan Pura Demak Denpasar Banyak Keluhkan Gatal-gatal Hingga Demam
bali -
Pemerintah Resmi Menunjuk Heru Budi Hartono sebagai PJ Gubernur DKI Jakarta, Yuk Intip Berapa Besaran Gajinya
bandungbarat -
Berbulan-bulan Puluhan Siswa SD di Tasikmalaya Belajar di Tenda Darurat, Pemerintah di Mana?
jabar -
Pedas! Bintang Emon Sindir Indonesia Lewat Kasus Mundurnya Pejabat Jepang: Cupu Banget Mentalnya
kalbar -
Hujan dan Tanah Longsor Ancam Puluhan Hektare Sawah di Sukabumi, Warga Berharap Bantuan Pemerintah
jabar -
Menpora Beberkan "Jurus" Pemerintah agar Tidak Disanksi FIFA Imbas Tragedi Kanjuruhan
sumedang -
Presiden Jokowi: FIFA dan Pemerintah Indonesia Akan Berdiskusi, Publik: PSSI Nggak Disebut?
hits -
Indikasi Maju Pilgub Banten, Airin ajak Warga Seiring Seirama dalam Kebersamaan
serang -
Pemerintah Bakal Permudah Pembelian Produk Dalam Negeri
tantrum -
Lukas Enembe Pernah Sakit Hati dan Tidak Percaya Pemerintah Indonesia, KPK Diminta Hati-hati
sulsel -
Luhut: Penggunaan Kartu Kredit Pemerintah Domestik Mulai Berjalan Tahun 2023
bisnis -
Yuk Ngeteh! Cara Pemerintah JabarTarik Investor
tantrum -
Cegah Banjir Saat Hujan Lebat, Pemkot Jaktim Bangun Enam Saluran Penghubung
jakarta -
Tingkat Kepercayaan Masyarakat Terhadap TNI Capai 93 Persen, Rudy Susmanto: Pemerintah Daerah Sangat Terbantu
bogor -
Kasus Kekerasan Wartawan Karawang Diambil Alih Polda Jabar, Ini Alasannya
purwasuka -
Update Banjir Jakarta 4 Oktober: Enam Ruas Jalan dan 31 RT Terendam
jakarta -
Pemerintah Tambah Kuota BBM Pertalite dan Solar Subsidi, Kinerja Mesin Mobil Lebih Baik Pakai Kategori Ini
otomotif -
Antisipasi Banjir, Pemkot Jaktim Bangun 18 Sumur Resapan di Pinang Ranti
jakarta