Membahas nikotin, identik dengan stigma negatif di masyarakat. Karena penggunaan nikotin seringnya dikaitkan dengan rokok, yang memang memiliki banyak fakta merusak tubuh. Penggunaan nikotin berlebih berpotensi menimbulkan beberapa penyakit yang menyerang lambung, yakni ulkus peptikum (PUD) dan refluks gastroesofageal (GERD). Konsumsi nikotin juga akan meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit kardiovaskular.
Namun, zat alami tanaman tembakau ini ternyata juga memiliki manfaat, terutama untuk otak. Berikut penjelasan fungsi nikotin bagi tubuh manusia.
Apabila dikonsumsi dalam dosis sesuai, nikotin dapat menghasilkan rasa nyaman, rileks, bersemangat, serta membantu penggunanya lebih fokus. "Nikotin dapat menyebabkan ketergantungan, namun tidak tergolong penyebab penyakit terkait merokok," demikian dinyatakan Shoim Hidayat, Ahli Toksikologi Universitas Airlangga. Efek rileks terjadi lantaran nikotin dapat menjadi stimulan agar tubuh memproduksi lebih banyak endorfin. Hormon endorfin sendiri merupakan senyawa kimia dalam tubuh manusia yang dapat membuat seseorang merasa senang, relaks, dan euforia.
Founder Center of Excellence for the Acceleration of Harm Reduction (CoEHAR) dari University of Catania Italy, Ricardo Polossa dan kawan-kawan telah membuktikan manfaat nikotin dalam mengintervensi kondisi seseorang dengan kondisi kesehatan mental terhadap 40 orang pasien skizofrenia menggunakan produk tembakau alternatif.
Ricardo menyampaikan fakta ini dalam salah satu kegiatan Global Forum on Nicotine (GFN) yang bertema Benefits of Nicotine baru-baru ini. Mengutip hasil studi yang dipublikasikan pada laman National Institute of Health, sebuah institusi riset medis di bawah naungan Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan Amerika Serikat, prevalensi merokok pada pasien skizofrenia jauh lebih tinggi dibanding orang dewasa pada umumnya.
Namun, ketika diperkenalkan dengan produk tembakau alternatif, pasien skizofrenia tak hanya bisa beralih sepenuhnya dari rokok, tetapi juga tidak mengalami perburukan gejala psikotik selama penelitian meskipun dokter mengurangi dosis obat antipsikotik yang mereka konsumsi. “Jadi, secara keseluruhan, kita memperbaiki kualitas hidup mereka dan mengurangi dosis obat antipsikotik,” jelas Ricardo.
Melihat hasil dari penelitian tersebut, maka nikotin bermanfaat bagi tubuh adalah valid, namun jika menggunakan media yang sesuai dan kadar yang tidak terlalu tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Perempuan dan Standar Ganda: Apa Pun yang Dipilih Tetap Salah, Harus Gimana?
-
Pakai Scrub Berapa Kali Seminggu? Ini 5 Rekomendasi Produk di Indomaret untuk Kulit Halus dan Cerah
-
Rewang Sebagai Perekat Hati, Menilik Tradisi Masak Basamo di Muaro Jambi
-
Mengenal Silsilah QJ Motor di Indonesia: Merek Mana Saja yang Masih Satu Klan?
-
Argentina Darurat Wabah Hantavirus, Puluhan Orang Terjangkit
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
6 Fakta Penggagalan Penculikan Balita Tulungagung di Pelabuhan Merak: Pelaku Ternyata Orang Dekat
-
Mehdi Mahdavikia, Si Roket Iran yang Taklukan Bundesliga dan Bungkam AS di Piala Dunia
-
9 Fakta Maut Erupsi Gunung Dukono: Pendakian Terlarang Berujung Tragedi
-
Ambisi Prabowo-Bahlil: Alirkan Listrik Lintas Negara ke Wilayah 3T