Keluarga Brigadir Yoshua Hutabarat alias Brigadir J masih dalam kedukaan, dengan meninggalnya Brigadir J dalam kasus tembak menembak yang sedang viral. Masih menjadi pertanyaan yang terus dicari kebenarannya tentang tragedi yang terjadi.
Namun ternyata bukan hanya hal tersebut yang sedang menjadi kegundahan keluarga Brigadir J. Ayah mendiang Brigadir J, Samuel Hutabarat, mengungkapkan bahwa banyak barang Brigadir J yang masih disita oleh penyidik dan belum dikembalikan ke keluarga. "Ada beberapa barang yang belum kembali kepada kami," ujar Samuel, Rabu (17/8).
Samuel mengatakan beberapa barang sudah dikembalikan ke pihak keluarga, seperti pakaian, tas berwarna hitam, sebagian sepatu yang berjumlah 5 (lima) dus, 1 (satu) kotak plastik dan 1 (satu) koper. Namun barang-barang penting dan dinilai berharga, bahkan ada sejumlah uang tunai, masih banyak yang belum diterima keluarga.
Barang-barang yang disita oleh penyidik dan digunakan sebagai barang bukti yaitu; 2 (dua) unit telepon selular dengan merk iPhone 13 Pro Max, uang senilai Rp.62.587.000,- , jam tangan dengan merk G-Shock, tas sandang berwarna hitam, dompet berwarna cokelat, dan 10 kartu member.
Daftar barang ini Samuel ketahui ketika ada petugas kepolisian yang mengantar barang-barang Brigadir J ke rumahnya, dan juga memberitahukan barang apa saja yang masih disita untuk keperluan penyidikan dan dijadikan barang bukti.
Sebelumnya, Samuel memang meminta kepada penyidik agar barang-barang anaknya dikembalikan ke keluarga sebagai ahli waris. Samuel mengatakan "Ya dikembalikanlah, karena mau diapain lagi anak kita sudah meninggal kan, segera kembalikan ke kami orang tua, karena itu hak almarhum termasuk kami ahli waris,".
Ketika melihat barang yang diantarkan, dan banyak barang yang masih dalam penyitaan polisi termasuk uang tunai 62,5 juta rupiah milik anaknya, Samuel sempat mempertanyakan ke pihak kepolisian yang menyambangi rumahnya, namun wakil dari kepolisian tersebut mengatakan bahwa batasan yang dia ketahui hanya sesuai daftar yang ada, dan barang yang harus diantarkan hanya sesuai yang ia bawa . "Inilah keterangan yang mengantar kemarin, mereka tidak memberi alasan, orang itu hanya jemput katanya," kata Samuel.
Uang tunai tersebut ternyata adalah uang tabungan mendiang Brigadir J untuk perencanaan pernikahan dengan kekasihnya. Samuel menyampaikan “Kami meminta penyidik untuk segera mengembalikan uang tersebut karena rencananya uang milik mendiang merupakan tabungan untuk keperluan Brigadir Yosua yang akan menikah dengan kekasihnya,”.
Lebih lanjut ia menambahkan jika uang tersebut disita untuk keperluan penyidikan ya dipersilakan, namun jika tidak ada hubungannya maka lebih baik di kembalikan.
Berita ini adalah fakta jika dilihat dari hasil ungkapan Samuel, namun hingga kini belum ada tanggapan dari pihak kepolisian perihal barang-barang Brigadir J yang masih dalam penyitaan, termasuk uang tunai yang diperbincangkan.
Tag
Berita Terkait
-
Valid atau Hoax? Kabar Terkini, Ada Isu LGBT dalam Drama Ferdy Sambo dan Brigadir J
-
Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo Berbalik Terancam Dipidana!
-
Valid atau Hoax? Bagian 2 : Kamarudin Mengungkap Brigadir J Sempat Menangis Telepon Pacar karena Akan Dibunuh
-
Valid atau Hoax? Bagian 3 (penutup) : Kamarudin Menceritakan Kronologi Pembunuhan dan Rincian Penyiksaan yang Diterima Brigadir J
-
Valid atau Hoax? Bagian 1 : Kamarudin Simanjuntak Mengungkap Bahwa Pemicu Awal Penembakan karena Terungkapnya Perselingkuhan FS
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Pelatih asal Spanyol Sebut Persib Bandung Kandidat Juara, Kedalaman Skuad Tak Tertandingi
Pilihan
-
Belanja Rp75 Ribu di Alfamart Bisa Tebus Murah: Minyak Goreng Rp36.900 hingga Sirup Marjan Rp6.900
-
Ayah hingga Istri Tewas! Mojtaba Khamenei: AS-Israel Akan Bayar Darah Para Syuhada
-
Abu Janda Maki Prof Ikrar di TV, Feri Amsari Ungkap yang Terjadi di Balik Layar
-
Resmi Ditahan, Yaqut Diduga Terima Fee dari Jemaah Daftar Bisa Langsung Berangkat Haji
-
Resmi Ditahan, Gus Yaqut Lebaran di Rutan KPK
Terkini
-
Mau Zakat Lebih Mudah? Ini 7 Lembaga Zakat Online dengan Program Ramadan
-
Lawan Preman di Ciputat, Pedagang Ditusuk di Depan Kantor Wali Kota Tangsel
-
Mudik Lebaran 2026, Waspada! Ini Titik Rawan Bencana di Jalur Ciamis
-
7 Cara Makan Banyak di Restoran All You Can Eat Saat Bukber Tanpa Cepat Kenyang
-
Mudik Lebaran ke Pangandaran? Pemkab Siagakan Puskesmas dan Ambulans 24 Jam di Jalur Wisata
-
Gara-gara Donald Trump Salah Perhitungan, 2 Hari Perang AS Habiskan Rp 94 Triliun
-
Gebrakan Dittipideksus Bareskrim di Jawa Timur: Bongkar Skandal Emas Ilegal Rp25,9 Triliun
-
Waspada Produk Viral Tanpa Bukti Klinis: Mengapa Harus Selektif Pilih Skincare di Era Digital
-
Cuti Bersama Lebaran 2026 Kapan? Catat Jadwal Libur Idul Fitri dan Tanggal Merahnya
-
9.867 PPPK Paruh Waktu Kabupaten Bogor Dipastikan Terima THR Tahun Ini