Di awal kasus, berita yang terkuak adalah terjadinya tembak menembak antara Brigadir J dengan ajudan Ferdy Sambo dikarenakan diduga Brigadir J melakukan pelecehan seksual terhadap istri FS yakni Putri Candrawathi. Namun isu ini telah terbantahkan, dikarenakan kasus ini telah dihentikan setelah polisi melakukan gelar perkara yang dipimpin Kabareskrim Komjen Agus Andrianto. Disebutkan tak ada unsur pidana sebagaimana yang dilaporkan istri Ferdy Sambo ke Polres Metro Jakarta Selatan. Dan pelecehan seksual yang dilaporkan tidak terbukti.
Berjalannya waktu, ditetapkan FS sebagai tersangka pembunuhan Brigadir J, dan dalam masa penahanan FS melakukan pengakuan bahwa ia adalah otak utama dibalik pembunuhan ini yang ternyata memang sudah dilakukan perencanaan. FS memberikan alasan bahwa peristiwa ini bisa terjadi diawali dengan adanya masalah diantara dirinya, istrinya dan Brigadir J. Menurut penuturannya, Brigadir J telah melakukan hal yang mengganggu harkat dan martabat keluarganya sehingga menyulut emosi dirinya sehingga sampai melakukan pembunuhan berencana. Hal ini disampaikan oleh Dirtipidum Mabes Polri Brigjen Andi Rian Djajadi di Mako Brimob, Kamis (11/8).
Namun, ada lagi kabar yang mencuat di kalangan masyarakat, bahwa adanya isu LGBT di dalam "Drama Sambo" ini. Asumsi ini timbul karena belum terungkapnya teka teki motif awal pembunuhan yang dikatakan sampai merusak harkat dan martabat keluarga FS. Ditambah dengan adanya pernyataan dari mantan pengacara Bharada Elizier (salah satu penembak Brigadir J di bawah perintah FS), Deolipa Yumara. Pernyataan tentang lelaki menyukai lelaki alias gay itu dicetuskan Deolipa dalam wawancara sebuah TV nasional.
Isu gay tersebut menjadi viral setelah potongan pernyataan Deolipa itu diunggah akun TikTok @holtemontea84. “Ya, kita serah terima perasaan. Untung saja saya sama dia (Bharada Eliezer) bukan LGBT, bukan cowok sama cowok, ya, kan. Mangkanya, saya nggak jatuh cinta sama siapa ini (Bharada Eliezer),” kata Deolipa Yumara.
Deolipa tak pernah menjelaskan secara rinci siapa sosok gay yang ia maksud itu. Tetapi hal ini membuat spekulasi publik sehingga mengkaitkan adanya isu LGBT dalam motif utama Drama Sambo.
Isu ini dikuatkan dengan unggahan Ahmad Sahroni, anggota DPR RI di instagram pribadinya, Jumat (12/8) yang berbunyi “Kaget bener dgr isu perubahan temen ga disangka sangka. Ada istilah dan banyak jd candaan, suami klo liat perempuan itu tanda normal, tp kl suami kl senang liat laki-laki itu musibah,”.
Warganet langsung mengasumsikan postingan Ahmad Sahroni ini merupakan sindiran untuk Drama Sambo. Namun, semua masih menjadi spekulasi dan sekedar isu. Belum ada pernyataan yang secara pasti bahwa benar ada isu LGBT yang menjadi motif utama Drama Sambo, sehingga kevalidan isu ini masih belum bisa dipastikan.
Berita Terkait
-
Valid atau Hoax? Bagian 2 : Kamarudin Mengungkap Brigadir J Sempat Menangis Telepon Pacar karena Akan Dibunuh
-
Melanggar Etik Kepolisian dalam Menangani Perkara Brigadir J, 16 Perwira Polisi Ditempatkan di Patsus Provost
-
Valid atau Hoax? Bagian 3 (penutup) : Kamarudin Menceritakan Kronologi Pembunuhan dan Rincian Penyiksaan yang Diterima Brigadir J
-
Valid atau Hoax? Bagian 1 : Kamarudin Simanjuntak Mengungkap Bahwa Pemicu Awal Penembakan karena Terungkapnya Perselingkuhan FS
Terpopuler
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 5 HP Baterai 7000 mAh Terbaru 2026, Tahan Seharian dan Kencang Mulai Rp1 Jutaan
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
Terkini
-
Masalah Keluarga, Adik Hujamkan Pisau Garpu ke Kakak Kandung dan Istri di Tanggamus
-
Kontribusi PDB Tembus Rp 8.573 T, Kenapa Setoran Pajak UMKM Masih Kecil?
-
Harga Emas Antam Anjlok Hari Ini, Dibanderol Rp 2.819.000/Gram
-
Aktivitas Selat Hormuz Masih Seret, Harga Minyak Brent Tembus 106 Dolar AS
-
Gus Miftah Masuk Radar Pemimpin Masa Depan PBNU
-
Membaca Peluang di Tengah Ketidakpastian, Properti Tetap Jadi Instrumen Investasi Paling Relevan
-
Novel Hafalan Shalat Delisa, Ketika Kehilangan Menjadi Ujian Keikhlasan
-
Warga Semarang Siapkan Payung, BMKG Prakirakan Hujan Merata di Pulau Jawa Hari Ini
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Waspada, Ekonomi Indonesia Bakal Dihantam Tekanan Global