Sebagai penutup dari ungkapan Kamarudin Simanjuntak, Pengacara Keluarga Brigadir J dalam video sebuah acara Talk Show yang diunggah akun Tiktok @dioysius , diceritakan rincian dugaan Kamarudin tentang kronologi pembunuhan dan siksaan-siksaan yang diterima oleh Brigadir J.
Kamarudin mengatakan, tanggal 2 Juli 2022, FS dan istrinya secara bersama-sama pergi ke Magelang, dan di Magelang terjadi lagi keributan rumah tangga antar keduanya, “Diduga bertengkar lagi sampai ada nangis-nangis. Karena apa? Disana, diduga si wanita cantik ini mengadu ke si Bapak bahwa dia akan mundur dari instansinya, instansi tempat si cantik bekerja.”
Dan hal ini menurut dugaannya, membuat FS menjadi emosional yang memicu pertengkaran, bahkan sampai membuat FS pulang lebih dulu ke Jakarta menggunakan pesawat dengan ajudannya, tidak pulang bersama-sama dengan istrinya.
Lalu Kamarudin merinci mulai dari kembalinya Brigadir J ke Jakarta bersama istri FS, hingga penyiksaan yang diterima Brigadir J, “Besoknya tanggal 8 mereka balik. Ketika mereka balik nyampe di Jakarta, tahu-tahu sudah menunggu si Bapak di rumah, padahal harusnya dia di kantor, adanya jam kantor toh? Harusnya sebagai Kadiv Propam ada di kantor, ternyata sudah menunggu di rumah. Setelah beres-beres semua barang-barang dimasukkan ke dalam rumah, kemudian diduga disiksalah ini. Disiksa ya, dipatah-patahin jari-jarinya, kakinya, tangannya, kemudian bahunya diduga di apa itu, di hajar itu di tempatnya apa jadi luka menganga. Kemudian ditembak dari sini tembus ke bibir bawah, ditembus dari belakang tembus ke hidung depan, ditembak apa namanya itu dadanya lurus ke belakang. Kemudian ada luka disini di lipatan kaki ini sampai ada rembesan darah. Kemudian di kaki sini, kemudian di kaki sini. Kemudian di bahu kanan kiri, semua banyak kali luka,”.
Sebelum peristiwa tertembaknya Brigadir J, pada tanggal 7 Juli 2022, kata Kamarudin, Brigadir J sempat kembali mendapatkan ancaman oleh FS, “apabila naik ke atas, maka Brigadir Novriansyah Joshua Hutabarat akan dihabisi atau dibunuh,” dan Brigadir J kembali menelpon pacarnya, bercerita tentang ancaman yang diterimanya. Namun pacarnya tidak menanyakan apa maksud dari apabila naik ke atas tersebut.
Rincian penyiksaan yang diceritakan oleh Kamarudin adalah valid jika dilihat dari sisinya. Namun, jika melihat fakta secara aktual masih perlu dilakukan pembuktian. Maka, valid atau hoaxnya berita ini masih belum bisa dipastikan.
Tag
Berita Terkait
-
Valid atau Hoax? Bagian 2 : Kamarudin Mengungkap Brigadir J Sempat Menangis Telepon Pacar karena Akan Dibunuh
-
Valid atau Hoax? Bagian 1 : Kamarudin Simanjuntak Mengungkap Bahwa Pemicu Awal Penembakan karena Terungkapnya Perselingkuhan FS
-
Terancam Hukuman Mati! Ferdy Sambo Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Bharada E Mengajukan Diri Jadi Justice Collaborator Di Kasus Kematian Brigadir J
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Presiden Prabowo Lakukan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Nasional Tahap II Senilai Rp116 Triliun
-
Bawa Mobil Pakai Infus, Kepala DPMPTSP Pandeglang Tabrak Kerumunan Siswa SD: 1 Meninggal, 1 Kritis
-
Mulai Hari Ini Belanja di China Bisa Pakai QRIS
-
Tok! Bayar Pajak Kendaraan di Banten Kini Tak Perlu KTP Pemilik Lama, Berlaku 1 Mei31 Desember 2026
-
Kerasnya Evaluasi Bojan Hodak Usai Persib Kembali ke Puncak
-
Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran
-
Isu Penutupan Jalan Diponegoro Beredar, Ini Penjelasan Pemprov Jabar
-
Bukan Orang Sembarangan! Tambang Emas Ilegal di Bogor Raup Omzet Rp9 Miliar per Bulan
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal