Pada masa kini, Bahan Bakar Minyak (BBM) sudah menjadi seperti kebutuhan pokok untuk masyarakat. Baik untuk penggunaan pribadi, atau memenuhi kebutuhan usaha, BBM diperlukan dalam kebutuhan harian.
Dengan tingkat permintaan yang tinggi, tentunya bisnis jual beli BBM terlihat sangat menjanjikan. Pertamina memudahkan dengan membuat waralaba Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU). Calon pebisnis tinggal menyiapkan modal dan memenuhi beberapa syarat untuk bisa membuka SPBU Pertamina.
KEMITRAAN SPBU PERTAMINA REGULER
SPBU Pertamina Reguler merupakan SPBU besar yang pada umumnya banyak tersebar dengan kapasitas kendaraan bermotor mulai dari roda dua, roda empat, hingga truk ataupun tronton.
Dilansir dari situs resmi Kemitraan Pertamina, untuk dapat membuka SPBU Reguler, calon pebisnis harus memenuhi beberapa syarat, yakni,
*memiliki lahan seluas 1500 m2
*lebar depan lahan minimal 30 meter
*menyiapkan dana setidaknya Rp500.000.000
KEMITRAAN SPBU PERTAMINA MINI (PERTASHOP)
Di beberapa daerah dengan jalan tidak terlalu besar, mulai banyak terlihat SPBU Pertamina Mini yang diberi label Pertashop.
Pertashop juga biasanya ada di tempat-tempat terpencil, seperti di pedesaan atau perkampungan yang jauh dari kota. Jika ada di kota besar, biasanya Pertashop ada di jalanan yang bukan merupakan jalan raya. Dan berkapasitas hanya untuk pengisian ulang BBM kendaraan bermotor roda dua.
Baca Juga: Miris! Orangtua Asyik Karaoke, Balita Ditinggal Sendiri Lalu Jatuh Dari Lantai Tiga Hingga Tewas
Pertashop menjual produk-produk BBM Pertamina yang non-subsidi, LPG non-subsidi, dan produk lainnya yang dimiliki oleh Pertamina.
Syarat utama untuk membuka Bisnis Pertashop, selain modal adalah tersedianya lahan yang memiliki jalan yang dapat dilalui mobil tangki dengan kapasitas 8 ton atau lebih. Sehingga harus melihat konstruksi jalan dan juga jembatan desa yang menjadi akses ke lokasi yang diinginkan.
Lahan pun harus berada di lokasi yang strategis, tidak terlalu berdekatan dengan SPBU lain dan memiliki jaringan listrik yang stabil.
Paket Bisnis Waralaba Pertashop ada beberapa tipe, yakni:
1. TIPE GOLD
Modal yang dibutuhkan di kisaran Rp.250.000.000. Nilai tersebut sudah mencakup biaya pengiriman BBM dan biaya pembangunan Pertashop. Biaya tersebut diluar sewa lahan. Lahan sudah harus disediakan dengan luas minimal 210 m2, baik sewa ataupun milik sendiri.
Skema Jual Beli Tipe Gold:
*Modal pembelian produk (Pertamax): Rp20.000.000 (Rp8.150 x 2.000liter/hari + biaya lain-lain)
*Keuntungan per liter: Rp850/liter (untuk penjualan 1 sampai 1000 liter per hari)
*Estimasi pendapatan: sekitar 400 liter/hari
*Estimasi pengembalian modal: maksimal 5 Tahun (tergantung pendapatan penjualan)
2. TIPE PLATINUM
Modal yang dibutuhkan di kisaran Rp.400.000.000. Nilai tersebut sudah mencakup biaya pengiriman BBM dan biaya pembangunan Pertashop beserta instalasinya. Biaya tersebut diluar sewa lahan. Lahan sudah harus disediakan dengan luas minimal 300 m2, baik sewa ataupun milik sendiri.
Skema Jual Beli Tipe Platinum:
*Modal pembelian produk (Pertamax): Rp70.000.000 (Rp8.400 x 8.000liter/hari + biaya lain-lain)
*Keuntungan per liter: Rp600/liter (untuk penjualan 1001 sampai 3000 liter per hari)
*Estimasi pendapatan: sekitar 1000 liter/hari
*Estimasi pengembalian modal: maksimal 4 Tahun (tergantung pendapatan penjualan)
*Bisa menjual LPG Bright Gas dan Pelumas Pertamina (dilihat kondisi)
3. TIPE DIAMOND
Modal yang dibutuhkan di kisaran Rp.500.000.000. Nilai tersebut sudah mencakup biaya pengiriman BBM dan biaya pembangunan Pertashop beserta instalasinya. Biaya tersebut diluar sewa lahan. Lahan sudah harus disediakan dengan luas minimal 500 m2, baik sewa ataupun milik sendiri.
Skema Jual Beli Tipe Platinum:
*Modal pembelian produk (Pertamax): Rp70.000.000 (Rp8.565x 8.000liter/hari + biaya lain-lain)
*Keuntungan per liter: Rp435/liter (untuk penjualan >3000 liter per hari)
*Estimasi pendapatan: sekitar 3000 liter/hari
*Estimasi pengembalian modal: maksimal 3 Tahun (tergantung pendapatan penjualan)
*Bisa menjual LPG Bright Gas dan Pelumas Pertamina (dilihat kondisi)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Film Menolak Punah Ungkap Mikroplastik Pakaian Sudah Masuk ke Sperma hingga ASI
-
Inara Rusli Ganti Nama Jadi Inarasati, Warganet: yang Harus Diubah Itu Sikap!
-
KSAD Minta Keluarga Prajurit TNI yang Bertugas di Lebanon Tak Risau: Doakan Saja
-
Menjangkau Area Terisolir, Tito Pastikan Bantuan Tersalurkan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Langit Lampung Membara: Misteri Cahaya Api yang Bikin Warga Teriak Rudal
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
Dandhy Laksono Kembali Bersuara Lewat Menolak Punah: Potensi Ledakan Penyakit Akibat Fashion Modern
-
Persiapan Bagus, Imran Nahumarury Pastikan Semen Padang Siap Hadapi Persib
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga