FIFA mengibarkan bendera setengah tiang sebagai bentuk berbela sungkawa atas tragedi Kanjuruhan yang menewaskan ratusan suporter usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022).
Federation Internationale de Football Association (FIFA) mengibarkan bendera setengah tiang di markas FIFA yang berada di Zurich Swiss.
Selain bendera kebesaran FIFA, bendera anggota FIFA yang berjumlah 211 negara itu juga ikut diturunkan setengah tiang.
Pengibaran bendera setengah tiang itu terlihat dari beberapa foto yang diunggah di web resmi FIFA pada Minggu (2/10/2022) kemarin.
Tidak hanya itu, di situs resmi milik organisasi sepak bola dunia itu juga menayangkan video Presiden FIFA, Gianni Infantino yang menyampaikan duka cita mendalam atas tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang.
Dalam video itu, Presiden FIFA, Gianni Infantino mengatakan dunia sepak bola sedang dihebohkan menyusul insiden tragis yang terjadi di Indonesia pada akhir pertandingan antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.
“Ini adalah hari yang gelap bagi semua yang terlibat dalam sepak bola dan sebuah tragedi di luar pemahaman. Saya menyampaikan bela sungkawa terdalam kepada keluarga dan teman-teman para korban yang kehilangan nyawa setelah insiden tragis ini," ucapnya dikutip dari laman situs resmi FIFA, Senin (3/10/2022).
Ia menambahkan, FIFA dan komunitas sepak bola global memberikan doa kepada para korban akibat kejadian yang memilukan itu.
“Semua pikiran dan doa kami bersama para korban, mereka yang telah menjadi korban terluka, bersama rakyat Republik Indonesia, Konfederasi Sepak Bola Asia, Persatuan Sepak Bola Indonesia, dan Liga Sepak Bola Indonesia, pada saat yang sulit ini,” ucapnya.
Baca Juga: Nasihat Ibu Aremania Kepada Anaknya
Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari FIFA tentang keputusan yang akan diambil terhadap Indonesia terkait insiden yang telah telah menewaskan ratusan seporter Aremania ini.
Namun demikian, sebelumnya otoritas sepak bola Indonesia PSSI telah melaporkan secara resmi ihwal dari kejadian tragedi Kanjuruhan atas permintaan FIFA.
“Kami telah berkomunikasi bersama FIFA, dan FIFA meminta laporan dari kami secara resmi," ucap Seketaris Jendral PSSI, Yunus Nusi kepada wartawan di Jakarta, Minggu (2/10/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Timnas Brasil Pertahankan Rekor 44 Tahun di Piala Dunia Usai Kalahkan Skotlandia
-
Kekeringan Ekstrem Landa Lombok Barat, 4.245 KK Krisis Air
-
4 Kulkas Mini Murah dan Hemat Listrik, Daya Mulai 20 Watt
-
Venezuela Diguncang Gempa Bumi 'Raksasa' 7,2 SR, Korban Berjatuhan
-
Mendagri Hadiri Puncak PENAS XVII 2026, Dukung Penguatan Petani dan Nelayan di Gorontalo
-
Menggugat Orkestrasi Dukungan MBG: Gerakan Murni atau Pertunjukan Politik?
-
Mendagri Tegaskan Penguatan Program Bedah Rumah sebagai Bentuk Keberpihakan kepada Rakyat
-
4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
-
Bola Tertua di Dunia Dipamerkan di Laga Skotlandia vs Brasil, Ini Alasan Sakralnya
-
Nestapa Peternak Ayam Petelur di Magetan: Pakan Mencekik, Hasil Ternak Jadi Pajangan Gudang