Pelatih Kamerun Rigobert Song menangguhkan Andre Onana dari skuadnya setelah mengatakan bahwa kiper Inter Milan itu meminta untuk tidak memainkan pertandingan grup Piala Dunia kedua mereka di tengah laporan perselisihan antara keduanya di Qatar.
Andre Onana menjadi starter pada saat tim berjuluk Indomitable Lions itu kalah dari Swiss pada pertandingan pertama mereka di Piala Dunia 2022. Kemudian, dia digantikan oleh Devis Epassy pada pertandingan melawan Serbia di pertandingan yang berakhir imbang 3-3- itu. Dan dia tidak terdaftar di antara pemain cadangan.
Dalam sebuah pernyataan, Federasi Sepak Bola Kamerun (Facefoot) mengatakan bahwa menyusul keputusan dari sang pelatih, Andre Onana untuk sementara waktu akan diskor dari grup karena alasan disipliner.
Dipimpin oleh Samuel Eto’o, Fecafoot menyatakan dukungannya untuk pelatih berusia 46 tahun saa ini menerapkan kebijakan bertujuan untuk menjaga disiplin, solidaritas, saling melengkapi dan kohesi dengan tim nasional.
Laporan ketidakpuasan dengan keahlian taktis Song telah muncul dari kubu Kamerun, dengan anggapan bahwa pelatih dan penjaga gawang tidak setuju atas permainan reguler Onana yang keluar dari kotaknya.
Mantan bintang Ajax Amsterdam itu memiliki lebih banyak sentuhan (61), beberapa jauh dari area penalti, daripada penjaga gawang lainnya di Piala Dunia melawan Swiss, tetapi pendekatan progresifnya tampaknya bertentangan dengan Song.
"Dia pemain penting, tapi kami berada di turnamen yang sulit," kata sang pelatih usai undian yang mendebarkan.
"Saya tahu apa yang harus saya lakukan, dan itu untuk memastikan bahwa tim lebih diutamakan daripada individu mana pun. Andre ingin keluar dan kami menerima posisi itu. Dalam skuat, disiplin itu penting,” tegasnya.
Onana memulai semua pertandingan Kamerun tahun ini, setelah menjalani larangan doping selama sembilan bulan tahun lalu.
Baca Juga: Buka Peluang Usaha Home Industri, Gemawira Riau Hadirkan Pelatihan Deterjen Hingga Budidaya Cabai
Adapun Devis Epassy mengatakan bahwa dia tidak mengetahui bagaimana posisi penjaga gawang akan diisi oleh pemain mana. "Anda harus bertanya kepada pelatih,” tegas dia.
Indomitable Lions 'tunjukkan DNA' dengan tes Brasil yang akan datang
Kamerun bangkit dari ketertinggalan 3-1 untuk meraih satu poin dan mempertahankan harapan mereka untuk melaju ke babak 16 besar. Pemain pengganti Vincent Aboubakar berperan penting dalam comeback mereka, mengalahkan jebakan offside untuk membalaskan gol dengan cara yang menakjubkan dengan lob yang diraup sebelum menyiapkan gol penyeimbang tiga menit kemudian.
Hasil tersebut juga mengakhiri rekor yang tidak diinginkan untuk Kamerun dari delapan kekalahan beruntun di Piala Dunia, yang dimulai sejak turnamen 2002 di Jepang dan Korea Selatan.
"Dalam kompetisi ini Anda harus menunjukkan keinginan untuk menang. Rekan satu tim saya memainkan babak pertama yang hebat meskipun ada beberapa kesalahan kecil. Kami merasa mereka [Serbia] goyah dan sedikit lelah. Ketika saya masuk, saya mencoba memanfaatkannya sebaik mungkin," kata Aboubakar.
"[Hal] yang paling penting adalah memberikan kegembiraan kepada orang-orang Kamerun. Yang penting adalah pola pikir dan semangat kolektif, dan dalam hal itu kami memainkan permainan yang hebat," terang dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
Jakarta Pertamina Enduro Sikat Electric PLN 3-0, Servis Mematikan Jadi Kunci Kemenangan
-
Peringkat Kredit Indonesia di Moodys Tetap Baa2, Alarm Bagi Kepercayaan Investor?
-
Review Film Warrior (2011): Drama Keluarga Mengharukan di Balik Ring MMA
-
Persib Bandung Gaet Sergio Castel: 5 Poin Penting Rekrutan Anyar Pangeran Biru
-
Gus Ipul Serukan Gerakan Peduli Tetangga, Perkuat Data Lindungi Warga Rentan
-
DPR RI Awasi Pengembangan Kawasan Wisata di Area Rencana Proyek Giant Sea Wall
-
Waspadai Malut United, Bojan Hodak Sesumbar Siapkan Kejutan
-
Sudah Tiba di Jakarta, PM Australia Segera Bertemu Prabowo di Istana
-
Gus Ipul dan Kepala Daerah Komitmen Buka 8 Sekolah Rakyat Baru
-
Media Italia Bongkar Isi Pembicaraan Jay Idzes dengan John Herdman