Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) membuka penyilidikan baru atas lagu yang dinyanyikan pendukung Meksiko yang disinyalir itu merupakan nyanyian anti gay yang digunakan untuk memprotes pihak tuan rumah penyelenggara Piala Dunia yakni Qatar selama pertandingan mereka melawan Arab Saudi di babak penyisihan grup.
"Komite Disiplin FIFA telah membuka persidangan terhadap Federasi Sepak Bola Meksiko karena nyanyian pendukung Meksiko selama pertandingan Piala Dunia FIFA Arab Saudi v. Meksiko yang dimainkan pada 30 November. Sidang dibuka berdasarkan pasal 13 Kode Disiplin FIFA ," demikian pernyataan panitia penyelenggara.
Berita tersebut mengikuti proses serupa yang dilakukan FIFA terhadap Federasi Sepak Bola Meksiko (FMF) di awal turnamen kemarin. Menyusul hasil imbang 0-0 dengan Polandia di pertandingan pembuka penyisihan grup El Tri , FIFA mengumumkan bahwa mereka telah memulai penyelidikan terhadap nyanyian dari pendukung Meksiko.
FIFA tidak memberikan keterangan waktu kapan penanganan kasus Meksiko itu dilakukan dan bagaimana hasil dari penyidikan pertama yang sudah dilakukan.
FMF sebelumnya juga telah dikenai sanksi oleh FIFA karena nyanyian anti gay mereka di belakang penjaga yang berulang kali terdengar di pertandingan El Tri . Nyanyian itu kadang-kadang dihentikan karena prosedur tiga langkah diberlakukan untuk menghentikan teriakan ofensif.
Tahun lalu, FIFA mengurangi larangan penggemar mereka di stadion dari dua pertandingan kualifikasi Piala Dunia kepada FMF menjadi satu. Hal itu diputuskan setelah FMF berjanji untuk melaksanakan kampanye pendidikan dan penegakan hukum untuk pertandingan di rumah dan di AS.
FMF juga berjanji untuk menegakkan larangan lima tahun dari stadion untuk penggemar yang ditemukan bernyanyi. Stadion yang kosong tanpa penonton di tribun suporter membuat FMF kehilangan pendapatan jutaan dolar mereka.
El Tri tersingkir dari babak penyisihan grup Piala Dunia pada Rabu malam setelah finis di posisi ketiga di Grup C. Setelah pertandingan, manajer Gerardo Tata Martino mengumumkan bahwa dia akan meninggalkan tim karena kontraknya akan segera berakhir. "kontrak saya berakhir segera setelah wasit meniup peluit akhir dalam hasil baru-baru ini melawan Arab Saudi,” kata dia.
Ini merupakan kali pertama Meksiko gagal lolos dari fase grup Piala Dunia sejak terakhir kali mereka melakukannya pada Piala Dunia tahun 1978. Dalam tujuh turnamen sebelumnya, tim CONCACAF berhasil lolos dari fase gru lalu kemudian tersingkir di babak 16 besar.
Baca Juga: 4 Mobil Tertimpa Tembok Pembatas di Bintaro Tangsel
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Merawat Budaya Lewat Kopi, Cublak Suweng Hadir dengan Cerita dan Filosofi Nusantara
-
Gagal Tembus Patung Kuda, Massa Aliansi Rakyat Tertahan Barikade Polisi
-
Ditengah Kelangkaan, Harga Pertalite dan Biosolar Dipastikan Tak Naik hingga Akhir 2026
-
TPPO Kerap Berawal dari Penempatan Pekerja Migran Ilegal
-
Krisis Identitas Gen Z: Saat Algoritma dan Media Sosial Membentuk Jati Diri
-
The Killing Vote: Potret Kegagalan Hukum yang Melahirkan Vigilantisme
-
BGN Pamer Laporan Keuangan era Dadan Hindayana Raih Opini WTP BPK
-
Rupiah Jadi Mata Uang Terkuat di Asia, Dolar AS Turun ke Rp17.919
-
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah Sebagai Tersangka, Bersamaan dengan Pelimpahan Barang Bukti
-
Genggaman yang Terlepas di Pulau Rimau: Detik-Detik Tragis Penombak Ikan Ditelan Ombak