Senegal, Maroko, Tunisia, Kamerun, Ghana memecahkan rekor Afrika selama penyisihan grup Piala Dunia FIFA edisi ke 22 yang berlangsung di Qatar, Timur Tengah. Afrika sebelumnya belum pernah mendaftarkan lebih dari tiga kemenangan di babak penyisihan grup dalam satu Piala Dunia sehingga tujuh kemenangan benua itu selama Putaran Satu di Qatar cukup luar biasa.
Afrika menyamai penghitungan itu dalam sembilan pertandingan di Qatar, meskipun tidak satu pun dari lima tim benua itu memenangkan pertandingan pembukaan mereka seperti Senegal, Maroko dan Ghana yang masing-masing memenangkan pertandingan grup di pertandingan kedua mereka.
Afrika kemudian menyamai rekor turnamen sepanjang masa untuk kemenangan dalam satu edisi (empat di tahun 2002 dan 2010) hanya dalam 11 pertandingan dan lebih baik ketika Tunisia mengalahkan Prancis di pertandingan 12.
Dengan meraih tujuh poin dari pertandingan grup mereka, Maroko menjadi tim Afrika keempat setelah Kamerun (1982), Maroko (1986) dan Senegal (2002) yang melewati babak pembukaan tanpa terkalahkan, sementara Senegal dan Maroko adalah tim Afrika pertama sejak Ghana pada 2006 yang memenangkan dua pertandingan selama babak penyisihan grup.
Hanya ada lima kekalahan untuk tim Afrika paling sedikit sejak 1990, dan rekor turnamen yang berisi lima atau lebih tim CAF yang sesuai dengan narasi Piala Dunia yang lebih terbuka, tanpa tim yang mempertahankan rekor 100% melalui grup.
Kemenangan Senegal melawan Qatar dan Ekuador serta kemenangan Maroko atas Kanada termasuk dalam kategori sebelumnya dengan kemenangan Maroko atas Belgia kesuksesan Tunisia melawan Prancis dan kemenangan terakhir Kamerun melawan Brazil semuanya masuk dalam kategori kedua.
Outlier menjadi bintang kemenangan Ghana atas Korea Selatan. Kemenangan Tunisia atas Prancis tentunya merupakan kemenangan Piala Dunia terbesar mereka, sementara kesuksesan Kamerun melawan Brasil merupakan kemenangan Piala Dunia pertama untuk tim Afrika atas Selecao adalah saat terbaik mereka di panggung dunia sejak mengalahkan juara bertahan Argentina di pembukaan pertandingan turnamen tahun 1990.
Kemenangan Maroko atas Belgia merupakan kejutan yang lebih besar daripada kemenangan mereka atas Portugal pada tahun 1986, meskipun yang terakhir lebih penting karena menjamin mereka menjadi tim Afrika pertama yang mencapai babak sistem gugur.
Tiga tim dari Konfederasi Asia juga mencapai babak sistem gugur, dan enam dari babak 16 pertandingan menampilkan tim-tim dari luar kekuatan tradisional FIFA di Eropa dan Amerika Selatan dibandingkan dengan dua tim pada 2018.
Baca Juga: 5 Modal Utama Menjadi Content Writer, Konsistensi adalah Kunci!
Tag
Berita Terkait
-
Pemain Korea Selatan Ingat Shin Tae-yong usai Hajar Portugal di Piala Dunia 2022
-
Alasan Kenapa Kapten Korsel Dijuluki Haji Muhammad Son, Intip Profilnya!
-
Sukses Mainkan Emosi Fans: Deretan Momen Paling Dramatis di Babak Grup Piala Dunia 2022
-
Kisah Hwang Hee-chan, Pahlawan Korea Selatan yang Pernah Dibungkam Evan Dimas dkk
-
Dani Alves: Kekalahan dari Kamerun adalah Sinyal Peringatan
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan