Suara.com - Kapten Korea Selatan saat ini tengah menjadi perbincangan. Bukan cuma karena berhasil membawa negaranya lolos ke babak 16 besar Piala Dunia Qatar 2022, tapi juga karena namanya. Pasalnya, media sosial kompak menjulukinya Haji Muhammad Son.
Nama aslinya adalah Son Heung-min dan karena namanya itu, penggemar Indonesia menjulukinya Haji Muhammad Son. Nama punggungnya sendiri adalah ‘HM Son’ disertai nomor punggung yakni 7 di bagian belakang jersey warna merah.
Berkaitan dengan hal itu tentu menarik untuk mengenalnya lebih jauh. Berikut ini profil kapten korsel HM Son yang dijuluki Haji Muhammad Son.
Profil Son Heung-min
HM Son atau Son Heung-min merupakan atlet sepak bola asal Korea Selatan. Ia bermain untuk klub Premier League, yakni Tottenham Hotspur dan merupakan kapten tim nasional Korea Selatan.
Pria berusia 30 tahun ini lahir di Chuncheon, Provinsi Gangwon pada 8 Juli 1992. Ayahnya, Son Woong Jung, merupakan seorang pensiunan sepak bola yang menjadi manajer. Sang ayah juga pernah bermain untuk timnas Korea Selatan.
Son Heung-min sendiri memulai karier sepak bolanya di Bundesliga Jerman pada 2010. Kemudian ia pindah ke Bayer Leverkusen pada 2013 dengan rekor klub 10 juta euro, sebelum menandatangani kontrak seharga 22 juta poundsterling dengan Tottenham.
Son Heung-min tercatat sebagai pemain Asia termahal dalam sejarah. Ia juga menjadi pencetak gol terbanyak di Tottenham dalam Liga Premier dan melampaui rekor Cha Bum-kon, terkait gol terbanyak dari pemain Korea di liga Eropa.
Son Heung-min juga pernah mewakili Korea Selatan di Piala Dunia FIFA 2014 dan 2018. Ia menjadi pencetak gol terbanyak untuk negaranya di Piala Dunia bersama dengan Park Ji Sung dan Ahn Jung Hwan, yakni tiga gol.
Baca Juga: FIFA Rencanakan Piala Dunia 2026 Diikuti 48 Peserta dan Berlangsung di 3 Negara
Tak hanya itu, Son Heung-min juga mewakili Korea Selatan dalam Asian Games 2018. Timnya pun memenangkan medali emas. Pada edisi 2011, 2015, dan 2015 Piala Asia AFC, ia turut bergabung mewakili timnas Korea Selatan.
Son Heung-min dikenal sebagai pemain sepak bola yang memakai topeng dalam Piala Dunia kali ini. Ia mulai mengenakan topeng karena cidera saat bermain di Premier League, sehingga perlu mendapat penanganan hingga tindakan operasi. Topeng tersebut ia gunakan untuk mencegah benturan di sekitar matanya.
Kontributor : Annisa Fianni Sisma
Berita Terkait
-
FIFA Rencanakan Piala Dunia 2026 Diikuti 48 Peserta dan Berlangsung di 3 Negara
-
Piala Dunia 2022 Sudah Memasuki Babak ke-16 Besar, Berikut Jadwal Lengkapnya
-
Sukses Mainkan Emosi Fans: Deretan Momen Paling Dramatis di Babak Grup Piala Dunia 2022
-
Gagal Bawa Timnya Bersinar di Piala Dunia 2022, Dua Pelatih Ini Kehilangan Jabatannya
-
Prediksi Babak 16 Besar Belanda vs Amerika Serikat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Pelabuhan Maumere Tetap Layani Kapal Ro-Ro dan Penumpang
-
Semarak Kemerdekaan Tak Lagi Ramai di Lapak Pedagang, Penjualan Anjlok hingga 75 Persen
-
Seskab Teddy Indra Wijaya Salahi Aturan di HUT RI ke-81 Gegara Pakai Pin Ini?
-
Siswa Jakarta Diperbolehkan PJJ Besok 18 Agustus, Pemprov DKI: Bukan Wajib atau Larangan
-
Bukan di BKB, Festival Bidar 2026 Justru Ubah Kampung Kapitan Jadi Pusat Keramaian
-
Bukan Cuma Beras, PSI Ungkap 8 Bahan Pangan yang Berhasil Swasembada di Era Prabowo
-
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran
-
Masih Layakkah Thom Haye Dijuluki The Profesor? Bung Towel Kasih Pernyataan Kontroversial
-
HUT RI, Mahasiswa UGM Turunkan Bendera Setengah Tiang: 81 Tahun Merdeka atau Menderita?
-
Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta