Partai Demokrat kini tinggal menunggu keputusan Majelis Tinggi Partai (MTP) yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tentang arah aliansi pada Pilpres 2024.
Anggota Parlemen DPP Bappilu Kamhar Lakumani mengatakan MTP akan mengambil keputusan dalam beberapa hari mendatang.
“Saya berharap tidak terlalu lama, dalam beberapa hari ke depan MTP akan memutuskan,” kata Kamhar saat dihubungi CNNIndonesia.
Dia menjelaskan, mekanisme pengambilan keputusan dimulai ketika DPP berkonsultasi dengan DPW Partai Demokrat.
Secara terpisah, Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Jansen Sitindaon mengatakan partainya masih melakukan penjajakan kontak antara dua opsi, yakni aliansi Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo. Ia mengatakan, seluruh hasil pembahasan selalu diinformasikan kepada MTP, badan yang memiliki kewenangan pengambilan keputusan tertinggi di Partai Demokrat.
Saya harap ini bisa diputuskan dalam waktu dekat, kata Jansen.
Jansen menjelaskan, Demokrat sebelumnya mendukung Prabowo dan Ganjar.
Partai Demokrat mendukung Prabowo pada Pilpres 2019.
Bahkan pada Pilgub Jateng 2018, Partai Demokrat mengusung Ganjar. Partai Demokrat sedang mencari mitra koalisi baru setelah menarik dukungan terhadap calon presiden Anies Baswedan. Partai Demokrat juga meninggalkan Koalisi untuk Perubahan demi persatuan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Sering Dianggap Cuma Kelelahan, Katup Jantung Bocor Bisa Ditangani Tanpa Operasi Terbuka
-
Korupsi KUR BSI Rp9,5 Miliar di OKI, Uang Pengganti 3 Terdakwa Tembus Rp9 Miliar
-
Buaya Muara 3 Meter Mendadak Muncul di Pantai Pasir Putih Cihara
-
Tenis Meja Indonesia Bidik 8 Besar di Asian Games 2026
-
Gempa NTT, PDIP Kirim Bantuan Khusus untuk Ibu Hamil dan Anak
-
Diisukan Ada OTT KPK, Begini Kondisi Kompleks Pemkab Bogor Malam Ini
-
Yasonna Laoly Dukung Kewarganegaraan Ganda Terbatas Usulan Prabowo: Demi Kepentingan Nasional
-
Purbaya: Pembatasan Subsidi BBM Hemat Anggaran 10 Persen
-
Sudah Beroperasi Tanpa Tarif, Tol Betung-Tempino-Jambi Seksi Bayung Lencir-Pijoan Segera Bertarif
-
Siapa yang Menentukan Audit BPK di 3 Daerah Sumsel? Ini yang Kini Didalami KPK