/
Kamis, 01 Januari 1970 | 07:00 WIB
Muryansyah (kaos hitam), sampai ke pantai Watu Dodol usai berenang melintasi selat Bali. ((Mulung Parahita))

TANTRUM - Aksi heroik yang dilakukan Muryansyah, seorang pria Kelahiran Jakarta, 18 Agustus 1987 patut diacungi jempol, dia mempunyai komitmen untuk terus berupaya mengetuk pintu hati masyarakat agar sadar betapa pentingnya kebersihan lingkungan.

Komitmen tersebut dia ungkapkan melalui gerakan solo marathon rute perjalanan mulai Gianyar, Bali hingga ke Jakarta dengan total jarak 1.293 KM yang bakal ditempuh selama 30 hari.

Senin kemarin, Muryansyah telah berhasil melalui rute perjalanan darat dengan menggunakan sepeda motor dari Puri Ageng Blahbatuh Gianyar menuju Gilimanuk yang berjarak 135 KM.

Hingga pada Selasa (19/7/2022), Muryansyah menggencarkan aksinya untuk terus menggerakkan hati masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dengan memulung sampah di lautan sembari berenang melintasi selat Bali. 

Sepanjang perjalanan keluh kesah dan nilai-nilai perjuangan nyata ia rasakan, tekanan gelombang laut, hempasan angin bersatu menguji mental dan niatnya untuk terus memberi pembelajaran masyarakat dengan aksinya.

"Capek, lelah, sakit, ya cuman itu bagian dari perjalanan, perjuangan yang sedang dicoba kita suarakan. Terkait masalah lingkungan, disini kita menganalogikan hidup tidak mudah, memang harus berhadapan dengan masalah. Namun hal-hal semua yang kita temui itu tidak menghentikan kami untuk tetap melangkah maju, sampai akhirnya kita sampai," kata Yansyah sapaan akrab Muryansyah, Selasa (19/7/2022).

Yansyah menyebut, dengan berupaya menggerakkan hati masyarakat melalui aksi yang bertajuk The Rising Tide tersebut, diharapkan masyarakat paham begitu pentingnya kelestarian alam bagi lintas generasi.

"Saat saya masih kecil dulu, alam begitu indah sampah masih tidak begitu banyak, namun sekarang hal itu sepertinya susah untuk didapatkan, dengan cara ini saya berharap anak cucu saya bisa merasakan apa yang saya rasakan saat itu," ujar Yansyah. 

Rute Bali-Jakarta bukanlah jarak yang dekat, namun bagi Yansyah demi memperjuangkan kelestarian lingkungan hidup, ia akan jalani jalani demi generasi di masa mendatang. 

Baca Juga: 5 Kemampuan yang Dibutuhkan dalam Dunia Kerja, Sudah Persiapkan?

Usai berenang, Yansyah akan kembali melanjutkan perjalanan dengan berlari dari Pangkalan Angkatan Laut Banyuwangi menuju Puslatpur Marinir Baluran, sekali lagi dia lakukan untuk mengungkapkan komitmen membangun lingkungan bersih dan sehat dengan mengingatkan masyarakat terhadap bahaya sampah.

Load More