/
Selasa, 24 Mei 2022 | 16:54 WIB
suara.com

"Kita tahu bahwa karbohidrat berfungsi sebagai sumber energi. Dalam diet ini, asupan karbohidratnya rendah, maka sumber energi selanjutnya diharapkan akan didapat dari lemak dan protein," ungkapnya.

Pada diet ini, 70 hingga 75 persen energi berasal dari lemak, bisa juga dari protein daging yang dimasak.

Pengolahan makanan diet ini, juga harus melalui pemasakan seperti digoreng dan dalam bumbunya bisa ditambahkan santan. Sehingga capaian lemaknya mencapai persenan yang ditargetkan untuk menopang keberadaan energi.

Kerugian diet keto ini apabila dijalankan dengan waktu yang lama, maka dikhawatirkan akan mengakibatkan berkurangnya massa otot karena yang disedot itu lemak dan protein dari otot.

Berbeda halnya dengan diet food combaning yang lebih ke arah buah-buahan dan sayuran.

"Dalam menu diet food combaning, pagi-pagi bisanya tidak didapati makan berat, tapi cukup dengan jus saja. Bila kondisi pencernaan kita sehat mungkin pola seperti ini tidak akan berpengaruh buruk, namun bila kondisi kita memang ada permasalahan di lambung tanpa berkonsultasi maka akan menimbulkan efek yang lebih parah lagi," jelasnya.

Dyah menyarankan kepada masyarakat yang menginginkan berat badan dan tubuh ideal dengan menjalani program diet khusus, sebaiknya dikaji terlebih dahulu oleh ahli gizi untuk dicocokkan dengan dietnya. Selain itu, pemantauan saat menjalani diet, juga sebaiknya dilakukan. 

Load More