TANTRUM - Mencegah penyakit kanker dapat dilakukan dengan perilaku hidup sehat. Meski beberapa jenis kanker disebutkan sebagai penyakit turunan (genetik).
Tetapi sebagian besar bisa dicegah dengan perilaku CERDIK. CERDIK ini merupakan istilah yang diungkapkan oleh Maman Abdurrahman, Ketua Tim Penanganan Kanker Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.
CERDIK kepanjangan dari Cek kesehatan secara rutin, Enyahkan asap rokok, Rajin aktivitas fisik, Diet seimbang, Istirahat cukup dan Kelola stres.
“Biasakan melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari dan makan buah dan sayur. Lakukan pemeriksaan kesehatan berkala termasuk IVA tes, papsmear dan Sadanis untuk deteksi dini," kata Maman ditulis Bandung, Senin, 30 Mei 2022.
Jika mendapati gejala kanker, segera periksakan ke dokter. Keterlambatan penanganan mengakibatkan penyakit ini semakin sulit diatasi.
Maman menyebutkan beberapa tahun terakhir terjadi pergeseran pola penderita, saat ini penderita penyakit kanker semakin muda. Hal ini duga Maman, karena perubahan gaya hidup.
Diantaranya adalah konsumsi alkohol, merokok, maraknya junk food, mager (malas bergerak) dan lain-lain menjadi gaya hidup yang semakin digandrungi masyarakat, terutama kelompok milenial.
Maman mengatakan faktor risiko kanker adalah faktor genetik, lingkungan dan gaya hidup. Untuk genetik memang sulit untuk dihindari, tetapi faktor lingkungan dan gaya hidup bisa kita minimalisir.
“Jumlah penderita penyakit kanker di RSHS masih sangat tinggi. Tahun 2019 tercatat 11.318 orang terdiagnosa kanker di RSHS dengan kasus terbanyak adalah kanker payudara,” ucap Maman.
10 kanker terbanyak dirawat di RSHS berdasarkan urutan jumlahnya adalah kanker payudara, kanker serviks, leukimia, kanker ovarium dan kanker tiroid, kanker nasofaring, limfoma, kanker hati, kanker prostat dan kanker kolon.
Maman bilang, jumlah pasien perempuan lebih banyak daripada laki - laki dengan jumlah masing-masing 7.468 pasien dan 3.850 pasien di rumah sakit yang bertanggung jawab penuh ke Kementerian Kesehatan itu.
Saat ini Kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia. Tercatat 9,6 juta orang meninggal karena kanker setiap tahunnya.
Angka kejadian kanker masih sulit diturunkan ujar Maman, padahal semua pihak dapat memberikan kontribusi dalam menekan angka kematian akibat kanker.
“Untuk itulah sejak tahun 2000 setiap tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day). Tujuannya untuk menyelamatkan nyawa dari kasus-kasus yang dapat dicegah," terang Maman.
Dengan WCD ini diharapkan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan deteksi dini paparan kanker. Sehingga semakin cepat kasus ditemukan, prognosa akan semakin baik.
Berita Terkait
-
Ancaman Tersembunyi di Balik Prostat Pria: Mengapa Operasinya Lebih Rumit dari yang Anda Bayangkan!
-
Persib Ulang Tahun ke-93, Umuh Muchtar Berharap Hattrick Juara
-
Borneo FC Lagi Garang-garangnya, Nadeo Harap Pesut Etam Lumat Persib di Samarinda
-
Bek Persib Frans Putros Soroti Situasi Timur Tengah Jelang Play-off Piala Dunia 2026
-
Thom Haye Dapat Lampu Hijau Tinggalkan Indonesia
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Bedah Rapor 11 Penyerang yang Dipanggil Timnas Indonesia, Siapa Layak Jadi Andalan John Herdman
-
The Notebook: Makna Kesetiaan dan Cinta yang Terus Dipilih Setiap Hari
-
Berkah Makan Bergizi Gratis: Produksi Tempe Ozy di Sukoharjo Melejit 100 Persen
-
Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran
-
Siti Badriah Izinkan Suami Poligami
-
Bangkit dari Keterpurukan, Jan Olde Riekerink Jadikan Laga Kontra Persija sebagai Pelampiasan
-
Awas Lubang Maut! Polresta Tangerang Petakan 4 Titik Jalur Mudik Paling Rawan Kecelakaan
-
Pensiunan Diincar Penipu Jelang Lebaran, Komisaris TASPEN Ariawan Ungkap Modusnya
-
Jangan Terjebak Macet! Pahami Aturan Buka Tutup Jalur Puncak Jelang Idul Fitri
-
Imigrasi Sumut Distribusikan 5.000 Paket Kebaikan di Ramadan