TANTRUM - Museum merupakan tempat dikumpulkannya barang atau pun benda bersejarah secara politik, ekonomi, sosial dan budaya.
Terdapat pula museum tersebut merupakan bangunan cagar budaya yang memiliki nilai historis. Tentunya peninggalan jaman dahulu dengan penuh rupa, suka dan duka ceritanya.
Bagi sebagian orang, museum dinilai sebagai tempat angker yang identik dengan mahluk gaib. Salah satunya adalah Museum Pengadilan Soekarno, Gedung Indonesia Menggugat (GIM) atau dahulu dinamakan Lanraad (Pengadilan) di Jalan Perintis Kemerdekaan Nomor 12, Kota Bandung, Jawa Barat.
Menurut rumor yang beredar, museum ini dihuni mahluk halus alias tak kasat mata dengan penampakan perempuan Belanda.
Dede Ahmad pemandu museum GIM, tak menampik bahwa gedung bersejarah itu, kerap menunjukkan kejadian aneh.
Bahkan, dia pun mengalami sendiri kejadian yang membuat bulu kuduknya berdiri.
"Di sini penampakan sudah sering, terutama kalau ada pendatang baru. Kaya ada suara berisik meja gerak-gerak dipindahin, padahal mejanya diam," kata Ahmad ditulis Bandung, Jumat, 3 Juni 2022.
Tak hanya itu, Ahmad mengaku beberapa kali melihat sosok perempuan berambut merah dan mengenakan gaun serba merah di area gedung dibangun Pemerintah Kolonial Belanda tahun 1907 itu.
Ahmad bersama penjaga gedung lainnya menyebut sosok tersebut dengan sebutan 'noni rambut merah'.
Penampakan 'noni rambut merah' ini menampakkan diri sebagai sosok perempuan Belanda, rambutnya sama gaunnya serba merah. Adanya di sekitar toilet.
Cara menganggunya si noni, menampakkan diri secara tiba-tiba kepada pengujung yang pernh dipergokinya.
"Ada juga yang berpakaian serba putih. Itu adanya dipojok sebelah Barat bangunan ini, dekat Mushola. Sama kayak si noni, cuman berdiri diam," tambahnya.
Selain menjadi gedung bersejarah yang mengadili Presiden pertama Indonesia. Gedung Indonesia Menggugat (GIM) juga sempat memiliki penjara bawah tanah.
Namun penjara tersebut telah ditutup. Sekarang ini tidak terlihat sama sekali, bekas peninggalannya. Yang ada hanya lantai tegel bercorak abu - abu dan kuning, dimana sebuah kedai didirikan.
Dahulu, penjara ini konon dipakai oleh bangsa kolonial, sebagai tempat ditahannya warga pribumi yang dianggap membangkang, sebelum disidangkan di gedung ini dan dijatuhi hukuman yang berat.
Tag
Berita Terkait
-
Sidang Korupsi Chromebook Kembali Digelar, Nadiem Ngaku ke Hakim Baru Jalani Operasi Keempat
-
Keputusan FIFA Kembali Bikin Kecewa Palestina, Siap-siap Bakal Digugat ke CAS
-
Jaksa yang Tuntut Mati ABK Fandi Ramadhan Minta Maaf, Akui Jadi Bahan Evaluasi
-
Kuasa Hukum Lee Kah Hin Optimistis Raih Keadilan dalam Praperadilan Kasus Sumpah Palsu
-
Jelang Putusan! Nasib Direktur PT WKM, Lee Kah Hin di Kasus Sumpah Palsu Ditentukan Pekan Depan
Terpopuler
- Catat Tanggalnya! Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten Bulan April
- 5 Rekomendasi Smartwatch yang Bisa Balas WhatsApp, Mulai Rp400 Ribuan
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
Pilihan
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
-
Sesaat Lagi! Ini Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Bulgaria
-
Melihat 3 Pemain yang Bakal Jadi Senjata Utama Timnas Indonesia Hadapi Bulgaria
-
Profil Sertu Farizal Rhomadhon, Prajurit TNI asal Kulon Progo yang Gugur di Lebanon
Terkini
-
Bintangi Para Perasuk, Angga Yunanda Kesulitan Bersihkan Cat Manusia Silver
-
Ravi Selesaikan Tugas Wamil, Kembali Minta Maaf soal Pemalsuan Data Medis
-
5 Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
-
5 Shio yang Menarik Rezeki dan Kesuksesan di Akhir Maret 2026
-
Terpopuler: Daftar Kapal yang Diizinkan Lewat Selat Hormuz, Bedak Tabur Viva untuk Kontrol Minyak
-
7 Tone Up Sunscreen Terbaik untuk Hilangkan Flek Hitam dan Cerahkan Wajah
-
Harga BBM Hari Ini Semua SPBU: Pertamina, BP, Shell dan Vivo
-
7 Fakta Menarik Ribuan Warga Badui Bakal Turun Gunung Temui Gubernur Banten
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini 31 Maret 2026, Waspada Hujan Tak Menentu Dalam Hitungan Jam
-
Kalah dari Bulgaria, Indonesia Runner-up FIFA Series 2026