TANTRUM - Tanaman anggur yang biasa terlihat di luar negeri, kini bisa disaksikan di Kota Bandung. Meski tidak seluas perkebunan yang megah, namun kebun anggur karya Kelurahan Sukawarna, Kecamatan Sukajadi, ini menimbulkan suasana yang beda.
Berkat sejumlah inovasinya, Kelurahan Sukawarna Kecamatan Sukajadi masuk enam besar lomba kelurahan tingkat Kota Bandung 2022.
Tanaman tersebut ditanam di jajaran tanaman hidroponik di depan gedung kelurahan, sebagai bukti bahwa inovasi ini dieksekusi dengan baik.
“Inovasi kami sejak pandemi adalah berkebun. Kami bersama warga juga menyediakan contoh miniatur berkebun,” tutur Lurah Sukawarna, Nana Hadiana Kamis (2/6/2022).
Tak hanya itu, kelurahan ini juga memiliki atap gedung yang disulap menjadi lahan berkebun yang ditumbuhi aneka tanaman dengan nilai jual yang menjanjikan.
Buah tin, anggur, stroberi, dan mint menjadi koleksi milik Kelurahan Sukawarna. Salah satu tanaman yakni pineapple mint berhasil disebar keseluruh Indonesia karena hanya tumbuh di atas kelurahan ini.
Mayarakat juga ikut berperan aktif dalam lomba kelurahan ini, seperti mengolah kembali limbah organik menjadi lukisan yang memiliki nilai jual.
Tak luput dari perhatian, limbah anorganik pun dapat disulapnya menjadi hiasan apik yang dipamerkan di sekeliling Gedung kelurahan.
Nana menuturkan, kolaborasi menjadi salah satu upaya untuk mengembangkan wilayahnya.
“Karena saya tidak mungkin bekerja sendiri. Saya berkolaborasi dengan pengurus, pemuda (karang taruna), dan seluruh elemen masyarakat di Kelurahan Sukawarna, maka lahirlah inovasi-inovasi ini,” tutur.
Nana mengatakan, juara atau tidak itu hanya bonus saja, hal yang terpenting adalah inovasi ini berdampak bagi masyarakat di Kelurahan Sukawarna.
Termasuk menumbuhkan kekompakan antara aparat dengan warga. Karang Taruna juga mengambil andil dalam inovasi ini, dengan mengadakan kegiatan Karang Taruna Goes to School.
“Kami juga memiliki kegiatan Karang Taruna Goes to School untuk mengedukasi pelajar di lingkungan Sukawarna mengenai penanaman dan pengelolaan tanaman, pengelolaan sampah, hinga edukasi tentang free sex,” kata anggota Karang Taruna Sukawarna, Hendri.
Berita Terkait
-
Festival Kuliner, Dunia Fantasi, dan Pesona Ahn Hyo Seop di Tengah Kota Bandung
-
Jadwal Piala Presiden Hari Ini: Persib dan Arema Jalani Laga Penentu
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Redam Bisingnya Bawah Jembatan Alun-alun Kota Bandung, Film "Dan Bandung" Rilis Clip Nuansa Syahdu
-
Sesama Introvert, Samo Rafael & Shanna Shannon Diuji Bangun Chemistry di Film Dan Bandung
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim