TANTRUM - Layanan streaming Bioskop Online menghadirkan program Nostalgia Film Terbaik (NFT) dengan menyajikan daftar film terbaik yang dirilis mulai tahun 80-an, 90-an sampai 2000-an.
Film-film tersebut bisa menjadi alternatif tontonan yang dapat dinikmati bersama teman maupun keluarga. Film yang dihadirkan dalam program NFT berasal dari berbagai genre.
"Industri film kita sudah memiliki panjang sekali perjalanan dengan film-film kualitas terbaiknya,” kata President of Digital Business Visinema Group Ajeng Parameswari Rabu, (8/6).
Ajeng mengatakan, pihaknya mencoba untuk menghadirkan film-film pilihan terbaik dari waktu ke waktu dan mengajak semua penonton untuk mengapresiasi film-film tersebut di platform Bioskop Online.
Bioskop Online mengatakan penonton dapat lebih mengenal industri perfilman dari masa ke masa, mengingat deretan film yang diperankan para aktor ternama serta para sutradara tenar melalui program NFT.
Program NFT akan diadakan dalam tiga fase. Fase pertama sudah dimulai pada 27 Mei dengan film-film bergenre komedi antara lain “Manusia Enam Juta Dolar”, “Tjoet Nja’ Dhien”, “Naga Bonar”, “Pesta”, “Nostalgia di SMA”, “Kejarlah Daku Kau Kutangkap”, “Pasir Berbisik”, dan “Titian Serambut Dibelah Tujuh”.
Fase kedua dimulai sejak 3 Juni yang merupakan film-film urban, yaitu “Ada Apa Dengan Cinta”, “Ada Apa Dengan Cinta 2”, “Berbagi Suami”, “Rumah Ketujuh”, “3 Hari Untuk Selamanya”, “Quickie Express”, “The Photograph”, dan “Perempuan Punya Cerita”.
Sementara fase terakhir yang terdiri dari film-film bertemacinta akan dimulai pada 10 Juni mendatang. Film fase ketiga mencakup “LOVE”, “In The Name of Love”, “Lima Elang”, “Catatan Harian Si Boy”, “Sanubari Jakarta”, “Laura dan Marsha”, “Salawaku”, “Love For Sale”, serta “Galih dan Ratna”.
"Film-film yang hadir dalam NFT juga sudah mengumpulkan berbagai penghargaan dari festival film nasional dan internasional," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Aisyah Aqilah 'Siksa' Emosi demi Sajen Satu Suro: Lebih Melelahkan dari Teror Horor
-
Tak Melulu Jawa, Film Suanggi: Ilmu Kutukan Siap Teror Bioskop Lewat Horor Indonesia Timur
-
Dari Iseng Main CDID, Cdidel Kini Bangun Komunitas Lewat Live Streaming TikTok
-
Rilis Oktober, Prekuel Friday the 13th Pamerkan Teaser Perdana
-
Review The Oddysey: Saat Nolan Mengubah Mitologi Jadi Potret Trauma Manusia
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam