TANTRUM - Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, memiliki 6.000 UMKM yang terdiri dari kuliner, fesyen, jasa, seni, dan kriya. Saat ini diharapkan UMKM di Kecamatan Cibiru bisa bangkit, setelah sebelumnya terpukul Covid-19.
"Alhamdulillah sekarang sudah level satu, di Cibiru nol kasus, dan UMKM menggeliat kembali," kata Camat Cibiru, Didin Dikayuana, baru-baru ini.
Didin mengungkapkan, dengan semakin membaiknya kondisi pandemi saat ini, pihaknya telah membuka kembali Pasar Wisata 46 yang sempat ditutup.
Pasar wisata 46 merupakan satu satunya pasar di wilayah Cibiru, yang buka setiap hari Minggu.
"Potensi yang ada setiap hari Minggu ada pasar wisata. Potensi pasar yang kita miliki, pada saat covid ditutup. Kini kita buka kembali, untuk masyarakat dapat berbelanja, berolahraga dan berwisata," katanya.
Selain itu, kata Didin, Cibiru juga punya banyak destinasi wisata alam yang masih belum banyak diketahui masyarakat.
Di Cibiru terdapat 72 hektar Ruang Terbuka Hijau milik Pemkot Bandung yang telah disulap menjadi tempat wisata sekaligus daerah resapan air dan konservasi.
"Ada wetland, hutan Kartini untuk gowes seluas 6 hektar. Selain itu ada Tangga 100, perkempingan bukit Mbah celeng dan bukit Mbah Garut," katanya.
"Masyarakat silahkan datang, gratis. Namun ingat, harus menjaga kebersihan dan jangan mencorat coret," imbuhnya.
Tak hanya itu, sektor seni budaya pun mengalami kebangkitan. Dengan diperbolehkannya kembali pagelaran seni budaya.
"Potensi seni luar biasa, di setiap RW punya sanggar kesenian. Ada calung, reak, benjang juga. Dulu (saat pandemi) sampai ada yang menjual alat seninya. Kini mereka bisa tampil kembali," ujarnya.
Kini Didin optimis, perekonomian dapat semakin membaik dengan berbagai potensi seperti UMKM, seni budaya, wisata, dan industri kreatif.
Di luar itu, dia mengajak masyarakat terutama wisatawan lokal maupun mancanegara untuk mengunjungi berbagai tempat wisata dan seni di wilayahnya.
"Jangan jauh-jauh mencari wisata, ayo nikmati udara Cibiru yang masih segar. Kita tunggu masyarakat di Cibiru," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Benteng Pendem Ambarawa Hadir Kembali dengan Wajah Baru
-
3 Destinasi Wisata Favorit di Pulau Lantau Hong Kong untuk Liburan Imlek saat Musim Hujan
-
Pesona Wisata London di Sepanjang Sungai Thames
-
Salip London hingga Paris, Bali Jadi Destinasi Wisata Terbaik Dunia 2026
-
Australia Barat, Destinasi Liburan Keluarga yang Nyaman untuk Semua Generasi
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Jejak Mentereng Kasatgas Pangan Brigjen Ade Safri, Ungkap 4 Kasus Besar Sepanjang Februari
-
Garda Revolusi Iran Disebut Tutup Selat Hormuz, Mengapa Dunia Harus Panik?
-
Petenis Rusia Daniil Medvedev Terjebak di Dubai Usai Serangan AS-Israel ke Iran
-
Piala Dunia 2026 Terancam, FIFA Respons Serangan AS-Israel ke Iran
-
Serangan AS-Israel ke Iran: Dentuman Keras di Riyadh, Bagaimana Nasib Cristiano Ronaldo?
-
Yandri Susanto Pasang Target Tinggi, PAN Cilegon Diminta Jadi Pemenang Pileg 2029
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Mayat Tanpa Busana Mengambang di Sungai Blobo Malang, Identitas Korban Masih Misteri
-
Harimau Sumatera Dekati Tim Pagari Agam Saat Pasang Kamera Jebak, Jarak Cuma 5 Meter