/
Senin, 20 Juni 2022 | 20:46 WIB
suara.com

TANTRUM - Bank OCBC NISP menghadirkan layanan China Desk, sebagai bagaian implementasi kerja sama mata uang lokal (Local Currency Settlement/LCS) antara Indonesia dan Tiongkok. Bank OCBC NISP jadi salah satu bank Appointed Cross Currency Dealer (ACCD).

Direktur Bank OCBC NISP Martin Widjaja mengatakan, langkah tersebut dilakukan untuk mendukung pengembangan bisnis nasabah korporasi, khususnya pengembangan bisnis antara Indonesia dan Tiongkok.

"Dengan kegiatan perekonomian di Indonesia yang makin kondusif, layanan China Desk dan LCS merupakan momentum tepat untuk ikut serta membantu nasabah korporasi kami untuk dapat menjalankan bisnisnya secara mudah, cepat, dan tepat," katanya di Jakarta, Senin, 20 Juni 2022.

Ia memaparkan, layanan tersebut sekaligus mendukung upaya Bank Indonesia (BI) dalam menjaga stabilitas rupiah. Dengan ketahanan dan kesehatan keuangan yang baik dan pengalaman kuat dalam memfasilitasi transaksi investasi, serta layanan keuangan yang mumpuni menempatkan Bank OCBC NISP menjadi salah satu ACCD yang ditunjuk oleh BI.

Ia menegaskan, layanan China Desk akan membantu perusahaan berbasis di Negeri Panda untuk dapat mengembangkan bisnisnya di Indonesia dengan memanfaatkan layanan keuangan yang dimiliki oleh Bank OCBC NISP.

Dengan memanfaatkan layanan LCS dari Bank OCBC NISP, nasabah korporasi akan mendapatkan nilai tukar valas yuan Tiongkok yang lebih kompetitif, serta mengurangi ketergantungan terhadap mata uang dolar AS dalam perdagangan.

Saat ini, Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia dan mempunyai pengaruh ekonomi cukup kuat di dunia, sehingga kerja sama ini akan memberikan dampak yang positif bagi perekonomian Tanah Air.

Load More