TANTRUM - Dokter hewan menegaskan mengonsumsi daging hewan ternak yang terinfeksi virus penyakit mulut dan kuku (PMK) tidak berbahaya untuk manusia.
Pasalnya banyak masyarakat yang takut mengonsumsi daging sapi. Pemicunya, PMK sedang menjangkit banyak hewan ternak di Indonesia, sehingga masyarakat takut mengonsumsi daging sapi.
Dicuplik dari Suara.com, dijelaskan Sub Koordinator Kesehatan Masyarakat Veteriner DKI Jakarta, Drh. Dian Ariesiana Widiastuti bahwa virus PMK bisa mati atau hilang jika daging sudah dimasak seperti direbus atau dipanaskan.
Bahkan, virus PMK juga bisa hilang setelah daging dimasukan ke chiller yang selanjutnya dimasukan ke dalam freezer di kulkas.
"Jangan takut, daging itu aman, karena tidak mungkin kita makan daging mentah, pastikan kita dimasak dulu dengan direbus, apalagi di kulkas dalam waktu 24 jam virus itu sudah mati, ini tidak berbahaya untuk kita. Jadi jangan pernah takut makan daging produk hewan terkena PMK kita aman insyaallah," ungkap Drh. Dian ditulis Minggu, 3 Juli 2022.
PMK sendiri adalah penyakit yang sangat menular pada hewan ternak, khususnya pada hewan dengan kuku belah seperti sapi, kambing, kerbau, unta hingga babi.
Ini karena virus menyebar melalui aerosol, air liur dan kotoran hewan. Bahkan manusia juga bisa menjadi sebagai carrier (pembawa) atau perantara penularan antar hewan.
"Jadi kalau di kandang, ada satu ekor yang terinfeksi, dan di kandang itu ada 100 ekor, maka 100 ekor yang lainnya masuk kriteria OTG, sehingga perlu dikarantina," jelas Drh. Dian kembali.
Adapun gejala umum PMK yang paling mudah terlihat pada sapi adalah adanya lesi di bagian bibir, sehingga ia terus mengeluarkan air liur.
Baca Juga: Jessica Iskandar Ungkap Alasan Jalani Hubungan Jarak Jauh dengan Suaminya
"Biasanya bentuknya seperti sariawan di bibir sapi. Terus kakinya juga pincang, karena tidak nyaman berjalan jadi dia juga nggak nafsu makan," jelas Drh. Dian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 25 Juni 2026 di Medan
-
Sengketa Pengawalan Truk CPO Berujung Bentrok Bersenjata, Ada Apa di Muara Lakitan?
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Pensiun, Apa Itu? Lionel Messi: Saya Mau Main di Piala Dunia 2030
-
Kita Bikin Romantis! Ucapan Antonela untuk Messi di Usia 39: Kami Punya Segalanya Karena Kamu
-
Mengapa Dodi Reza Dipanggil Kejati? Fakta Baru Kasus Sungai Lalan Mulai Terungkap
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Warga Sipiongot Senang Karena Jalan Diaspal Setelah Puluhan Tahun
-
Berapa Harga iPad Paling Murah 2026? Desain Premium, Paling Worth It Dibeli
-
Vino G Bastian, Sigi Wimala, dan Rudi Soedjarwo Bicara Arti Kasih Sayang di Film Tanah Runtuh