TANTRUM - Kementerian Perindustrian dan Kementerian ESDM berkomitmen untuk berkolaborasi mempercepat produksi barang-barang dari industri petrokimia nasional.
Industri petrokimia adalah industri strategis di sektor hulu karena menjadi modal dasar untuk pengembangan industri hilir, seperti plastik, serat kain, tekstil, kemasan, elektronika, otomotif, obat-obatan, dan industri-industri penting lainnya.
Sepanjang 2020 sampai 2030, pemerintah akan terus berupaya mengawal berbagai proyek pembangunan industri petrokimia besar dengan nilai investasi mencapai 31 miliar dolar AS.
Investasi itu untuk memperkuat komoditas sektor kimia hulu dan mampu melakukan substitusi produk petrokimia yang masih diimpor, seperti etilena; propilena; benzena, toluena, dan xilena; butadiena, polietilena, serta polipropilena.
Harga gas bumi yang dipatok pada angka 6 dolar AS per MMBTU merupakan salah satu cara pemerintah untuk mendorong perkembangan industri petrokimia di Indonesia.
"Industri petrochemical masih harus kita dorong. Kita lakukan percepatan-percepatan untuk memproduksi produk-produk atau barang-barang petrochemical," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita.
Menteri Perindustrian mengungkapkan harga gas yang kompetitif untuk bahan baku industri berdampak baik terhadap daya saing dan pertumbuhan industri.
"Apabila daya saing sudah semakin tumbuh, artinya pertumbuhan industri manufaktur Indonesia juga akan semakin baik," katanya.
Pemerintah, kata ia, mendorong kawasan industri agar segera bisa tersambung dengan pipa-pipa gas bumi agar industri petrokimia dapat tumbuh pesat.
Baca Juga: Daerah Berstatus Level 2 Kembali Naik, Pemerintah Perpanjang PPKM
"Keinginan kami adalah semua industri yang membutuhkan gas sebagai bahan baku itu bisa mendapatkan gas," ucap Agus.
Industri petrokimia punya ciri khas berupa padat modal, investasi besar, kebutuhan bahan baku yang spesifik, risiko tinggi pada sisi keselamatan, serta persaingan yang sangat ketat dari sisi bisnis.
Menteri ESDM Arifin Tasrif menerangkan, industri petrokimia merupakan industri skala besar yang membutuhkan banyak bahan baku. Jaminan ketersediaan pasokan bahan baku dan nilai keekonomian harus menjadi daya tarik.
"Industri petrokimia sebelum terjadi krisis energi juga cukup tertekan karena ada banyak kompetisi. Indonesia ini adalah pasar, sehingga kita harus membuka peluang industri-industri besar lainnya untuk bisa masuk," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar