TANTRUM – Lebih dari 8.000 ekor sapi dan domba akan menjadi hewan kurban pada Idul Adha 1443 Hijriah di Kota Bandung. Jumlah itu terdiri dari 4.495 ekor sapi dan 4.231 ekor domba.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Bandung, Momon Ahmad Imron Sutisna, mengatakan untuk kelancaran kegiatan pemotongan hewan kurban, pihak kewilayahan telah menyiagakan 6.025 petugas kesehatan serta 5.761 petugas kebersihan.
Pemerintah Kota Bandung sendiri menyebarkan 100 ekor kambing dan 45 ekor sapi Kurban ke seluruh wilayah Kota Bandung.
"Jumlah bantuan dari Pemkot seluruhnya 45 ekor sapi dan 100 ekor kambing," kata Momon, dikutip dari Humas Bandung, Sabtu (9/7/2022).
Hewan-hewan kurban tersebut, kata Momon, nantinya akan didistribusikan ke sejumlah tempat di 30 kecamatan dan 151 kelurahan di Kota Bandung.
Menurut momon, secara simbolis Wali Kota Bandung, Yana Mulyana akan menyerahkan 1 ekor sapi di Masjid Al Ukhuwah pada Minggu 10 Juli 2022 mendatang.
"Rencananya, wali kota dan keluarga salat Idul Adha di Masjid Agung Al Ukhuwah Jalan Wastukancana. Sekaligus menyerahkan bantuan sapi kurban untuk Masjid Al Ukhuwah," ujarnya.
Lebih lanjut, pada pelaksanaan Idul Adha 1443 Hijriah di Kota Bandung digelar di 1.099 masjid, 171 lapangan dan 89 selain masjid/lapangan.
Sebelumnya, Pemkot Bandung memastikan umat muslim Kota Bandung bisa melaksanakan salat Iduladha secara berjemaah di masjid-masjid dengan kapasitas 100 persen.
Baca Juga: Warga Muhammadiyah di Sumsel Gelar Salat Idul Adha, Jemaah Padati Masjid-Masjid Dan Lapangan
Melalui revisi Peraturan Wali (Perwal) Kota Bandung nomor 80 tahun 2022 tentang Pemberlakuan PPKM Level 1 Covid-19 di Kota Bandung, Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyampaikan jika relaksasi yang telah diberikan tak akan berubah.
"Relaksasi yang kita berikan di perwal Kota Bandung yang lalu berupa jam operasional dan kapasitas, tidak kita kurangi dan tidak bertambah. Masih sama seperti saat Idulfitri," ujar Yana.
Kendati demikian, Yana mengimbau agar masyarakat tetap disiplin protokol kesehatan (prokes) minimal menggunakan masker.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tol Bocimi KM 72 Longsor! Jalur Arah Bogor dan Jakarta Ditutup Sementara
-
Identitas Korban Bus ALS di Muratara Mulai Terungkap, Ini Daftar Nama yang Sudah Teridentifikasi
-
5 Poin Panas Polemik PSEL Bogor: Mulai dari Ancaman Kesehatan Hingga Tawaran Studi Banding ke China
-
Bus ALS yang Terbakar di Muratara Ternyata Bawa Motor dan Tabung Gas Elpiji
-
5 Rekomendasi Brand Sepatu Lokal Terbaik yang Sedang Trend di Tahun 2026, Gaya Kamu Auto Naik Level
-
5 Rekomendasi Wisata Karawang Wajib Kamu Kunjungi Bareng Keluarga, Dijamin Seru dan Edukatif
-
Sejumlah Kader Nasdem dan Parpol Lain di Kabupaten Sarmi Papua Pindah ke PSI
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Perjalanan Pasutri asal Pati Berubah Mencekam saat Bus ALS Terbakar di Muratara
-
4 Rekomendasi Sepeda Gunung United Bike yang Ramah di Kantong Banget, Mulai Rp2 Jutaan