TANTRUM - Rumah sakit diminta bersiap dan memastikan ketersediaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 tercukupi.
Itu dilakukan karena Satgas Covid-19 menyebut lonjakan kasus Covid-19 karena infeksi varian terbaru Omicron BA.4 dan BA.5 masih akan terjadi hingga bulan Agustus 2022.
"Menteri Kesehatan sudah membuat edaran agar seluruh rumah sakit menyiapkan kapasitas 10 sampai 30 persen dari tempat tidurnya untuk dipakai pasien," kata Juru Bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril ditulis 12 Juli 2022.
Syahril menambahkan pemerintah juga telah menyiapkan sejumlah tempat isolasi mandiri seperti di Wisma Atlet dan beberapa tempat yang dikelola pemerintah daerah.
"Jadi kewaspadaan kita betul-betul diingatkan, kesiapan kita yang pertama kita sudah menyiapkan tempat-tempat isolasi mandiri," ucap Syahril.
Di sisi lain lanjut Syahril, pemerintah juga telah menyiapkan obat-obatan serta alat pelindung diri (APD) guna mengantisipasi kenaikan kasus COVID-19.
"Obat-obatan Insya Allah cukup maupun alat pelindung diri juga disiapkan," sebut Syahril.
Syahril meminta pemerintah daerah melalui Dinas Kesehatan untuk gencar melakukan pemeriksaan atau pelacakan agar kasus positif COVID-19 dapat diketahui secara riil.
"Berapa pasien yang positif agar kita bisa isolasi, karena dengan isolasi dia tidak akan menulari orang lain," terang Syahril.
Baca Juga: Orang Indonesia Habiskan Delapan Jam Per Hari Menggunakan Perangkat Digital
Syahril menyebutkan terdapat tiga provinsi yang sedang mengalami peningkatan kasus COVID-19, yakni DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.
"Jadi 'warning' kepada tiga aglomerasi ini, menjadi catatan kita harus super ketat dan betul-betul kita meningkatkan kewaspadaan bersama," kata Syahril.
Satuan tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan kasus positif COVID-19 di Indonesia mengalami tambahan sebanyak 1.681 orang pada Senin sehingga jumlah keseluruhan mencapai 6.112.986 orang hingga saat ini.
Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19, DKI Jakarta menyumbang tambahan kasus positif COVID-19 terbanyak, yakni 812 orang.
Kemudian, diikuti dengan Jawa Barat (306), Banten (249), Jawa Timur (98), Bali (74), dan Jawa Tengah (31).
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
- Lipstik Wardah yang Bagus Apa? Ini 4 Pilihan Paling Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
Terkini
-
Jaksa Agung Rotasi Besar-besaran, Posisi Dirdik Jampidsus Hingga 8 Kajati Resmi Berganti
-
Review Jujur Drunken Molen: Humor Absurd yang Diam-Diam Menertawakan Hidup
-
Bos Whip Pink Ayah dan Anak Jadi Tersangka, Bareskrim Bongkar Bisnis Gas Tertawa Ilegal
-
Apakah Serum Viva Gold Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Kenali Kandungan dan Manfaatnya
-
Wamensos Tekankan Pentingnya Pengelolaan Sarpras Sekolah Rakyat
-
Atap Stadion Pakansari Usai Diperbaiki, Kabupaten Bogor Siap Sambut Piala AFF 2026
-
Penampakan Desain Flyover Simpang Panam, Sarat Ornamen Khas Melayu
-
Berkas Perkara Taufik Hidayat Resmi Masuk Kejati Jabar
-
Dirut Pindad Beri Bocoran Motor Listrik Prabowo: Diluncurkan 13 Agustus
-
7 Cara Ampuh Menghilangkan Luka Bekas Knalpot, Jangan Tunggu sampai Menghitam