TANTRUM - Media harian mode asal Jepang, Tokyo Fashion, memberitakan Citayam Fashion Week menjadi fenomena yang cukup populer saat ini.
'Damage' Ajang para kawula muda yang rata-rata berasal dari Citayam dan Bojonggede memamerkan outfitnya di kawasan BNI City Sudirman ini didukung penuh oleh Tokyo Fashion. Bahkan mereka membandingkan dengan Harajuku di Jepang.
Hal ini bermula dari sebuah utas yang diunggah Sofia Rina di Twitter. Di sana ia menggunggah fenomena Citayam Fashion Week dengan disertai beberapa potret gaya busananya.
“Ada ratusan bahkan ribuan anak muda yang memadati kawasan Jakarta Pusat, mulai dari Sudirman, Gatot Subroto, dan sekitarnya untuk menggelar show dengan selera fashionnya masing-masing,” cuit akun @sofiaflorina dicuplik dari Suara.com, Kamis, 14 Juli 2022.
Menariknya utas ini menarik perhatian Tokyo Fashion, media asal Jepang yang membahas soal mode.
Tokyo Fashion menyatakan dukungan atas fenomena ini dan mengapresiasi para anak muda Indonesia mengekpresikan dirinya dengan menggunakan fashion khas.
"Thread keren ribuan anak muda Indonesia yang berdandan dan membuat jalan-jalan di Jakarta Pusat menjadi hidup sebagai fashion catwalk, tidak seperti Harajuku di Jepang. Semoga beberapa situs/akun street snap Indonesia mendokumentasikan dan mendukung aksi tersebut," cuit akun @TokyoFashio menanggapi thread @sofiaflorina, dikutip pada Selasa (12/7/2022).
Selain memberikan dukungan, Tokyo Fashion juga sempat menyoroti harapan banyak orang yang ingin melihat remaja di Citayam Fashion Week tidak buang sampah sembarangan.
Karena menurut Tokyo Fashion, kebersihan menjadi salah satu hal yang harus ditegakan demi keselarasan bersama.
Baca Juga: 4 Alasan Good Looking Bukan Segalanya, yang Masih Minder Wajib Baca
"Seseorang di thread menyebutkan tentang membuang sampah sembarangan, jelas hal ini perlu dipastikan bahwa para remaja tersebut tidak menyebabkan masalah bagi penduduk atau bisnis lokal. Tidak yakin bagaimana berkomunikasi tentang itu, tetapi secara umum, kita harus hidup berdampingan dengan baik bersama komunitas lokal," lanjut tulisannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Efek Maarten Paes? Ajax Suguhkan Kuliner Khas Indonesia saat Makan Siang, Ada Rendang hingga Soto
-
Mau Mudik Nyaman Tanpa Banyak Beban? Pertamina Bagi-bagi THR Ratusan Ribu Menjelang Lebaran
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden
-
Manggis Subang Tembus China, LPDB Koperasi Siap Perkuat Pembiayaan Hingga Rp20 Miliar
-
7 Pilihan Sleeper Bus Terbaik Buat Mudik, Aman dan Fasilitasnya Komplet
-
Mengapa Kita Semakin Impulsif? 5 Faktor Pemicu dari Dunia Maya
-
Light Novel Isekai Romantis Populer Karya Kotoko Resmi Dapat Adaptasi Anime
-
Eks Klub Justin Hubner Menggila, Jaga Asa Bertahan di Premier League usai Bungkam Aston Villa
-
Indonesia Emas 2045 Butuh Koperasi Modern dan Generasi Produktif
-
Daftar Lokasi Penukaran Uang Baru di Bandung: Bank hingga ATM Pecahan Rp20 Ribu