TANTRUM - Banyak sekali daerah di Kota Bandung yang berawalan dari kata Ci. Sebut saja Cikapundung, Cihampelas, Cinambo, Cibiru, Cipaganti, dan Cijerah. Apa ini kebetulan? Ataukah memang ada sejarah di balik itu?
Ternyata jawabannya bukan kebetulan, lho. Menurut laporan Humas Bandung, awalan Ci diambil dari kependekan air di dalam bahasa Sunda, yakni cai. Hal tersebut karena Kota Bandung yang identik dengan air. Seperti halnya nama Bandung yang berasal dari kata bendung atau bendungan.
Selain itu, ternyata kata ‘Ci’ pun erat kaitannya dengan kegiatan atau tradisi di sana.
Misalnya, daerah yang berada di sekitaran sungai, tempat produksi barang yang berhubungan dengan air, ataupun mitos-mitos yang berbau air.
Sehingga banyak sekali nama daerah di Kota Bandung yang berawalan ‘Ci’. Seperti, Cikapundung, Cihampelas, Cinambo, Cibiru, Cipaganti, dan Cijerah.
Pada kali ini Humas Kota Bandung hendak memaparkan sejarah di balik nama-nama daerah berawalan ‘Ci’ yang dirangkum dari berbagai sumber.
1. Cikapundung
Siapa sih yang enggak kenal dengan sungai yang membelah kota di Kota Bandung? Bahkan, sungai satu ini dikatakan sebagai sungai terpanjang di dunia karena membelah Asia-Afrika.
Maksudnya, Jalan Asia-Afrika ya. Bukan Benua Asia-Afrika. Nah, apalagi kalau bukan Sungai Cikapundung.
Baca Juga: Daftar Bahasa Korea yang Sudah Masuk KBBI, Ada Oppa dan Kimci
Penasaran enggak nih, asal mula diberi nama Cikapundung? Jadi, sungai ini berasal dari bahasa Sunda yaitu Ci dan Kapundung.
Ci di sini yaitu air atau yang sejenisnya yakni sungai. Sedang kapundung itu adalah nama tanaman kepundung.
Tanaman kepundung ini merupakan tanaman yang sangat langka yang pada zaman dahulu kerap dijumpai di sekitaran aliran sungainya.
Pada 1960-an, ada penyanyi kondang, Titim Fatimah mengabadikan Cikapundung ini di dalam sebuah lagu, lho.
2. Cihampelas
Jalan yang memiliki pola penanaman dari aspek hidrologis dan biologis ini seakan menjadi tempat buruan para pendatang ataupun warga Bandung.
Berita Terkait
-
Viral Pasangan Pulang Kampung dari Bandung ke Aceh Naik Motor, Barang Bawaan Bikin Melongo
-
Air Situ Ciburuy Jadi Hitam Pekat dan Bau, DLH Bandung Barat Bakal Lakukan Ini
-
Minta Arsan Makarim Diberi Banyak Jam Terbang, Mantan Bomber Persib: Dia Mirip Lionel Messi
-
Viral karena Yura Yunina, Siapa Sebenarnya Nama Asli Yura Yunita?
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
Terkini
-
Kemasan Makanan Sekali Pakai: Bukan Sekadar Sampah yang Bisa Disepelekan
-
Konser FForever di Jakarta Memanas, Vanness Wu Goda Vic Zhou Lepas Jaket di Panggung
-
Al-Ittihad Ikut Bersaing Dapatkan Ibrahima Konate
-
Mathew Baker Berpotensi Jadi Debutan Termuda Timnas Indonesia Jika Main di FIFA Matchday
-
Daisuke Sato Buka Suara! Bongkar Kronologi Lengkap Kasus yang Bikin Persib Disanksi FIFA
-
Ketika Tubuhmu Sehat tapi Hidupmu Tetap Terasa Kosong
-
Bukan Harry Kane, Thomas Muller Jagokan Pemain Ini Raih Ballon d'Or
-
Harga Tiket Pesawat Awal Juni 2026, Cek di Sini
-
Adhisty Zara Umumkan Sudah Menikah dan Hamil, Unggahan Sang Ibu dan Kakak Jadi Omongan
-
Purbaya Minta Pegawai Kemenkeu Terapkan Nilai Pancasila untuk Kelola Keuangan Negara