TANTRUM - Di Bandung ada lembaga yang siap menerima aduan terkait masalah keluarga. Namanya Puspaga Kota Bandung. Ketua Puspaga Kota Bandung, Siti Muntamah menyebut, hadirnya Puspaga di Kota Bandung untuk meningkatkan kualitas keluarga lewat peran orang tua.
Selain mengedukasi orang tua lewat peningkatan pemahaman keluarga, Puspaga juga meningkatkan peran semua anggota dalam keluarga.
“Kami ingin mengedukasi, salah satunya lewat program sekolah keluarga,” kata Umi, sapaan akrabnya, dalam acara Ngobras (Ngobrol Santai Bareng Puspaga), Minggu 17 Juli 2022.
Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) merupakan Layanan Satu Pintu Keluarga Holistik Integratif Berbasis Hak Anak, dapat dihubungi di DP3A Kota Bandung atau Instagram Puspaga [linktr.ee/puspagaBdg].
Pada acara yang sama, Ketua TP PKK Yunimar Mulyana mengajak para Ibu di Kota Bandung untuk melek isu keluarga.
Menurut Yunimar, Puspaga Kota Bandung hadir sebagai wadah bagi para Ibu untuk belajar seputar keluarga.
“Jangan segan mengubungi Puspaga bila ada hal terkait keluarga, anak, atau apapun yang sekiranya perlu dikonsultasikan,” kata Yunimar.
Ia juga menyebut, saat pandemi Covid-19 berada di fase puncaknya pada pertengahan 2021 lalu, Puspaga bahkan menangani masalah keluarga dari luar Kota Bandung saja.
“Dari wilayah Bandung Raya (berkonsultasi). Kita terima dengan senang hati dan tangan terbuka. Privasi ibu-ibu semua aman dan terjaga. Jadi, jangan ragu melapor,” pesan Yunimar.
Baca Juga: Lahir di Arab dan Seorang Habib, Mayor Infanteri Ahmad Assegaf Siap Mati Bela Indonesia
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung, dr. Rita Verita mengingatkan masyarakat Kota Bandung untuk sama-sama sadar potensi masalah dalam keluarga.
Rita mengajak masyarakat agar tak ragu melaporkan ke Puspaga atau DP3A Kota Bandung bila menemui hal-hal terkait masalah keluarga.
“Bila menemukan sesuatu yang menjurus ke arah kekerasan, atau masalah dalam keluarga, jangan ragu lapor ke Puspaga atau DP3A Kota Bandung. Jadilah pelapor dan pelopor,” pesannya.
Sebagai informasi, alamat Puspaga Kota Bandung berlokasi di Jalan Kebon Waru Nomor 9 Kota Bandung.
Berita Terkait
-
Berikut 5 Hal yang Harus Dihindari oleh Ibu Hamil, Salah Satunya Cabut Gigi
-
Awalnya Abaikan Aduan Anak, Ibu Ini Kaget Lihat Isi Pensil Menancap di Pantat Putranya
-
Menegangkan, Momen PMI Evakuasi Ibu Yang Akan Melahirkan di Perumahan Terdampak Banjir di Tangerang
-
Di Ibu Kota Baru Republik Indonesia, Transportasi Publik Jadi Layanan Utama Pergerakan Orang dan Barang
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Di Tengah Banjirnya Informasi, BRI Gandeng Pemred Perkuat Kepercayaan Publik
-
Anugerah Cahaya Ramadan Bertabur Bintang, Malam Apresiasi Spesial dari MNCTV
-
Gerak Cepat, Resmob Polresta Solo Tangkap Pelaku Curas Bersenjata Celurit
-
Di Sidang Praperadilan Yaqut, Ahli Sebut Dana Haji Bukan Keuangan Negara
-
Prabowo Larang Keras ASN Cilegon Mudik Pakai Mobil Dinas: Itu Aset Negara, Bukan Milik Keluarga
-
IHSG Perkasa, Daftar Saham-saham yang Cuan Hari Ini
-
Bek Spanyol Kritik Rencana John Herdman Rekrut 2 Pemain Eropa Bela Timnas Indonesia
-
Berbagi Kebaikan di Kota Surakarta, Bank Mandiri Gelar Buka Puasa, Santunan, dan Khitanan
-
Meriahnya Ngabuburit Kata Oma dan NBJ, Peserta Kompak Nyanyi Bareng Opick
-
ABK Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun, Batal Dihukum Mati oleh Hakim