Suara.com - Transportasi publik akan menjadi layanan utama pergerakan orang dan barang di Nusantara, Ibu Kota baru Negara (IKN) Republik Indonesia yang dibangun di Sepaku-Semoi, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.
Dikutip dari kantor berita Antara, kendaraan yang digunakan berjenis ramah lingkungan dan tidak menghasilkan emisi.
Untuk layanan dalam kota akan digunakan bus listrik, sepeda, dan sepeda listrik.
Kendaraan atau mobil-mobil listriknya juga dirancang dapat berjalan dengan sistem swakemudi atau otonom tanpa sopir.
Lama perjalanan juga ditentukan, yaitu 10 menit perjalanan maksimal ke fasilitas-fasilitas penting kota dari simpul transportasi atau terminal.
"Sehingga semua bisa sangat hemat dan efisien," jelas Resdiansyah, Pemimpin Tim Penyusun Rencana Induk Sistem Transportasi Cerdas di IKN, dalam rilis pers yang diterima di Balikpapan, Jumat (15/7/2022).
Dalam pengaturan lalu lintas, baik di persimpangan atau parkir, atau di bagian-bagian mana yang perlu diatur atau dijaga dan diawasi, akan dilakukan secara digital dan elektronis, dengan kamera CCTV, dan aplikasi perhitungan komputer.
Termasuk di dalamnya dalam hal penanganan pelanggaran lalu lintas ataupun kecelakaan.
Baca Juga: Gantung Raket di 2020, Mantan Petenis Maria Sharapova Lahirkan Anak Pertama
Dalam sistem yang sudah berlaku di beberapa negara, misalnya, pelanggar batas kecepatan atau rambu dan markah jalan dapat terpantau kamera, segera teridentifikasi atau dikenali oleh sistem, selanjutnya bisa langsung dihukum denda dan dikirimi surat tilang sesuai peraturan yang berlaku.
Tilang itu sendiri bisa dibayar lewat transfer dana ke rekening negara.
Menurut Resdiansyah, sistem pengendali lalu lintas cerdas direncanakan akan menjadi teknologi Intelligent Transportation System (ITS) pertama yang dikembangkan di IKN.
Khususnya di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP), kawasan di mana ada istana negara atau istana presiden, kantor-kantor kementerian, kantor lembaga-lembaga tinggi negara, dan markas TNI dan Polri.
Dalam kesempatan itu, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara Bambang Susantono berharap bahwa sistem transportasi cerdas ini mampu menjawab tantangan di masa depan di IKN untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik.
"Dan kelak juga bisa diterapkan di kota-kota lainnya di Indonesia," sambut Bambang Susantono.
Berita Terkait
-
Tetap Aktif di Usia Senja, Para Oma Ini Jadi Sosok Hangat di "Uma Oma Heritage"
-
Saham Diborong, Smelter Dibangun: Inilah Tentakel Nikel Haji Isam
-
Pecah! Festival Sepak Bola Rakyat 2026 di Makassar Sukses Sedot Perhatian Ratusan Peserta
-
Nikmati Sambal Seruit Khas Lampung di Jambi, Tempat Nyaman Rasa Juara!
-
Mencicipi Autentisitas Jambi, Sensasi Asam Pedas Tempoyak Ikan
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
-
5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
-
Dominasi AION UT Bayangi Kompetitor Segmen Hatchback Listrik Tanah Air