"Semua kembali pada minat dan kemampuan anak. Kita tidak membatasi jumlah ekskul yang mereka ikuti. Rata-rata paling banyak ikut tiga ekskul," tuturnya.
Hal serupa juga disampaikan Kepala Sekolah, Mulyaningsih. Ia menyampaikan, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sekolahnya masih tergolong tinggi. Sebab, semua rombel bisa terpenuhi kuotanya.
"Tapi, ada beberapa yang tidak daftar ulang, sehingga satu kelas isinya ada yang 27 siswa. Kalau rata-ratanya 28 siswa dalam satu rombel," kata Mulya.
Jalur terbanyak yang dipilih masyarakat saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) adalah jalur zonasi. Selain itu, sekolah juga membuka jalur Manajemen Berbasis Sekolah (MBS).
Ia juga menambahkan, jika anak-anak didik di sekolahnya mampu mengukir prestasi, bahkan bisa mewakili Kota Bandung hingga ke tingkat provinsi.
"Untuk kaligrafi, kita mewakili Kota Bandung untuk berkompetisi di tingkat Jawa Barat di tahun ini. Lalu, hari ini kami juga akan ada technical meeting untuk perlombaan cerita bergambar," jelasnya.
"Kemarin anak didik kami ada yang menang di tingkat kota dan akan mewakili di tingkat provinsi juga," paparnya.
Ia berharap, melalui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) 100 persen kali di tahun ajaran baru ini bisa menumbuhkan bibit-bibit semangat berprestasi dari para siswa.
"Semoga anak-anak bisa patuh dengan tata tertib. Kami juga butuh dukungan orang tua dalam proses anak-anak belajar di rumah," tuturnya.
Baca Juga: Obesitas dan Sulit Turun, Melly Goeslaw Pilih Jalani Operasi Bariatrik
Berita Terkait
-
Hari Pertama Masuk Sekolah, Ribuan Siswa Tak Tertampung di SMP Negeri Cimahi
-
Hari Pertama Masuk Sekolah di Bogor, Gerbang Belum Dibuka Sudah Berdatangan
-
Kualitas Udara di Bandung Barat Paling Buruk di Bandung Raya, Begini Penjelasan BMKG
-
Hak Politik Aa Umbara Dicabut, Hengky Kurniawan Berpeluang Besar jadi Bupati Bandung Barat
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru
-
Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu
-
Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan
-
Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?
-
Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen
-
Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal
-
Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?
-
Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan