TANTRUM - Dana Moneter Internasional (IMF) baru saja merilis laporan terbaru mengenai perkiraan ekonomi dunia dan sederet negara pada 2022 hingga 2024. Ramalan IMF kali ini mengungkapkan banyak negara yang akan ambruk.
Dalam laporan yang dikutip dari CNBC Indonesia, Rabu (27/7/2022), dunia diramalkan alami penurunan ekonomi hingga mencapai 3,2%. Padahal pada 2021 ekonomi dunia mencapai 6,1%.
Hal ini disebabkan oleh risiko stagflasi di berbagai negara, khususnya negara maju seperti Amerika Serikat (AS) dan zona Eropa. Kawasan Amerika Selatan dan Afrika juga bahkan alami ekonomi yang lebih buruk.
IMF melihat permasalahan yang terjadi berasal dari perang Rusia dan Ukraina yang belum berakhir, lonjakan inflasi serta pengetatan moneter oleh beberapa negara.
Dilihat lebih dalam beberapa negara yang alami kejatuhan ekonomi adalah Amerika Serikat (AS) dengan pertumbuhan 2,3% atau lebih rendah dari 2021 yang sebesar 5,7%.
Selanjutnya zona Eropa seperti Jerman yang tumbuh 1,2% (sebelumnya 2,9%), Prancis 2,3% (sebelumnya 6,8%), Italia 3% (sebelumnya 6,6%), dan Spanyol 4% (sebelumnya 5,1%).
Di wilayah Asia ada China yang jatuh dari sebelumnya tumbuh 8,1% menjadi 3,3%. India dari 8,7% menjadi 7,4%.
Kemudian Amerika Selatan ada Brasil dengan 1,7% (sebelumnya 4,6%) dan Meksiko 2,4% (sebelumnya 4,8%).
Afrika, khususnya Nigeria mampu tumbuh 3,4% tapi masih lebih rendah dari sebelumnya 3,6%. Begitu juga dengan Afrika Selatan 2,3% dari sebelumnya 4,9%.
Baca Juga: Media Vietnam Congkak: Peluang Timnas Putri Indonesia U-18 Lolos Grup Piala AFF Wanita U-18 Tipis
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Terekam CCTV, Detik-detik Pasutri di Duren Sawit Gasak Motor Sambil Bawa Anak
-
Sesumbar Declan Rice Jelang Lawan Ghana: Inggris Bisa Libas Siapa Pun di Piala Dunia 2026
-
Ekonomi Digital Indonesia Bisa Tembus Rp5.800 T, Nezar Patria : RI Tak Boleh Hanya Jadi Pasar AI
-
UMKM Kuliner Pontianak Manfaatkan Layanan Pengiriman untuk Jangkau Pasar Nasional
-
Lipstik Pink yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan Cocok untuk Kulit Sawo Matang
-
4 Orang Keroyok Pria di Siantar hingga Tewas Menyerahkan Diri
-
Kisah Inspiratif Nasabah PNM, Dari Kejaran Rentenir ke Arena Final PFL 2026
-
Pelatihan Militer untuk Calon Manajer Koperasi Merah Putih, Apa Urgensinya?
-
Korupsi Kuota Haji Rp622 Miliar, KPK Mulai Bidik Pengisian Kuota PT Makassar Toraja
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman